Berita Persis Solo

Milo dan Dimitri Lima Sempat Bersitegang di Laga Persis vs Arema, Tegaskan Tak Ada Masalah

Pelatih dan pemain Persis Solo memberikan klarifikasi. Mereka menegaskan soal hubungan mereka yang disebut sempat bersitegang.

TribunSolo.com/Andreas Chris
MEMBANTAH. Milomir Seslija dan Dimitri Lima ungkap apa yang terjadi dalam laga Arema Malang vs Persis Solo pekan lalu saat keduanya disebut berselisih. Mereka menegaskan hubungan baik-baik saja. 

Ringkasan Berita:
  • Pelatih Persis Solo Milomir Seslija membantah adanya konflik dengan striker Dimitri Lima usai laga kontra Arema di Stadion Kanjuruhan.
  • Insiden di babak kedua disebut hanya bentuk teguran karena Lima dinilai mudah kehilangan bola saat serangan balik.
  • Dimitri menegaskan tidak ada masalah, hanya miskomunikasi karena kendala bahasa, dan hubungan tim tetap kondusif usai pertandingan.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Saat laga Persis Solo bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, melawan Arema pekan lalu, ada momen yang menjadi sorotan.

Momen tersebut terjadi di tengah babak kedua ketika pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, diduga berselisih dengan striker asal Brasil, Dimitri Lima.

Bahkan sesaat kemudian, Dimitri Lima sempat ditarik dan digantikan Septian Bagaskara.

Padahal, Lima baru diturunkan pada awal babak kedua.

Menanggapi hal tersebut, Milo pun menegaskan tidak ada masalah antara dirinya dengan anak asuhnya.

Bahkan usai laga, chemistry di dalam tim tetap sama seperti sebelum bertemu Arema FC.

Menurutnya, apa yang terjadi pada laga tersebut hanyalah bumbu pertandingan yang dibesar-besarkan oleh awak media.

"Tidak ada masalah, mungkin teman-teman jurnalis yang menciptakan drama. Tidak ada masalah antara kami," kelakar Milo dalam sesi jumpa pers sehari sebelum Persis Solo menjamu Bhayangkara Lampung FC di Stadion Manahan, Solo, Selasa (21/4/2026).

Milo menuturkan bahwa apa yang terjadi saat itu adalah dirinya menegur Dimitri karena sangat mudah kehilangan bola ketika Persis Solo melakukan serangan balik.

UNGKAP KONDISI PERSIS - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija saat berbicara dalam jumpa pers, Selasa (21/4/2026). Persis Solo akan menjamu Bhayangkara Lampung FC dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Manahan Solo, Rabu (22/4/2026) besok.
UNGKAP KONDISI PERSIS - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija saat berbicara dalam jumpa pers, Selasa (21/4/2026). Persis Solo akan menjamu Bhayangkara Lampung FC dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Manahan Solo, Rabu (22/4/2026) besok. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Wajar di Lapangan

Menurutnya, hal itu wajar dalam pertandingan ketika seorang pelatih berteriak tegas kepada pemainnya agar tidak membuat kesalahan.

"Apa yang terjadi kemarin adalah saat kita melakukan serangan balik. Kita kehilangan bola dan kita harus memperhatikan sisi itu karena kita kemarin kebobolan dengan cara yang sama," urai Milo.

"Dalam sepak bola, kadang-kadang kita memberikan instruksi dengan sedikit temperamen. Tapi kita tidak bisa memberi instruksi seperti di luar lapangan dengan cara halus atau pelan," imbuhnya.

Baca juga: Jamu Bhayangkara FC Tanpa Penonton, Coach Milo Akui Persis Solo Rindukan Suporter di Lapangan

Hal serupa juga diungkapkan oleh Dimitri, bahwa pada saat kejadian yang sebenarnya terjadi hanyalah selisih komunikasi karena dirinya kurang menguasai bahasa Inggris.

"Tidak ada masalah antara kami karena seperti yang dikatakan pelatih bahwa saya kehilangan bola dan harus lebih memperhatikan itu karena kita sedang melakukan serangan balik," kata Dimitri.

Namun demikian, kesalahpahaman itu ditegaskan Dimitri sudah selesai ketika laga usai.

"Ya, ada kesalahpahaman karena komunikasi saya tidak terlalu baik. Tapi tidak ada masalah karena setelah pertandingan kami tetap berbincang. Ya, itulah sepak bola," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved