TribunSolo/
Home »

Solo

RSUD Semanggi Solo Akan Dibangun Tanpa Dilengkapi Basemen, Ini Alasannya

Ketiadaan basemen di bangunan yang direncanakan setinggi enam lantai itu berdasarkan pertimbangan kondisi lahan lokasi proyek.

RSUD Semanggi Solo Akan Dibangun Tanpa Dilengkapi Basemen, Ini Alasannya
TRIBUNSOLO.COM/PUTRADI PAMUNGKAS
Komisi IV DPRD Kota Surakarta saat berdikusi soal pembangunan RSUD Semanggi dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, di ruang komisi setempat Kamis (16/3/2017) lalu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Putradi Pamungkas

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi Pasar Kliwon yang akan dibangun tahun ini, tak akan dilengkapi lantai basement.

Ketiadaan basemen di bangunan yang direncanakan setinggi enam lantai itu berdasarkan pertimbangan kondisi lahan lokasi proyek.

Lahan lokasi tersebut merupakan bekas rawa.

Sehingga berpotensi memunculkan rembesan air dari tanah.

“Terlalu riskan jika menggunakan basement, dikhawatirkan rembesan air sulit diatasi,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Asih Sunjoto Putro kepada wartawan, Minggu (19/3/2017).

Asih yang komisinya bertugas mengawasi bidang layanan kesehatan itu mengatakan, ketiadaan basement memang berimbas pada pengadaan sarana parkir.

Namun, akan ada lokasi alternatif untuk memastikan ruang parkir tetap tersedia.

“Misalnya di lantai 1, atau lahan di sekitarnya bisa dimanfaatkan untuk parkir,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Terkait pembangunan RSUD itu, tahun ini akan difokuskan pada konstruksi gedung.
Anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 25 miliar.

“Rp 10 miliar dari APBD 2017, sisanya akan dicarikan dari kas RSUD Ngipang,” ucap Asih. (*)

Penulis: Putradi Pamungkas
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help