TribunSolo/

Andalkan Pendapatan dari Dua Pertunjukan Seni Ini, Museum Radya Pustaka Solo Gratiskan Tiket Masuk

"Retribusi (objek wisata) Wayang Orang dan Taman Balekambang menutup kegiatan-kegiatan di sini (Museum Radya Pustaka)," ujarnya.

Andalkan Pendapatan dari Dua Pertunjukan Seni Ini, Museum Radya Pustaka Solo Gratiskan Tiket Masuk
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Pengunjung di Museum Radya Pustaka, Solo, Minggu (10/9/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tiket masuk Museum Radya Pustaka, Solo, masih gratis sejak Januari 2017 lalu.

Oleh sebab itu, pendapatan mengandalkan tiket masuk museum dipastikan nihil.

Kepala UPT Museum, Bambang Marsudi Budi Santosa, mengatakan dana operasional museum tetap berjalan seperti sebelum penggratisan tiket meski tanpa pendapatan.

"Atas saran Pak Wali Kota (FX Hadi Rudyatmo), operasional museum menggunakan dana hibah dari pemasukan Wayang Orang Sriwedari dan Taman Balekambang," kata Bambang.

Baca: Menengok Kenangan Kejayaan Maritim Solo Lewat Canthik Rajamala di Museum Radya Pustaka

Ia menyebut, kedua objek wisata yang dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tersebut dinilai menyumbangkan penghasilan yang cukup untuk membantu operasional museum tertua di Indonesia, Museum Radya Pustaka.

"Retribusi (objek wisata) Wayang Orang dan Taman Balekambang menutup kegiatan-kegiatan di sini (Museum Radya Pustaka)," ujarnya.

Eks Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kota Solo ini menuturkan, bantuan, bantuan dana menutup kebutuhan operasipnal museum sekitar Rp 9 juta per bulan.

Dengan rincian kebuthan listrik dan air sekitar Rp 5 juta dan sisanya perswatan museum.

Adapun tiket gratis masuk museum ditetapkan lantaran pengelolaan musuem berganti dari Komite ke Pemkot.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Retribusi Daerah, hanya mengatur retribusi Museum Keris.

Ke depan, pihaknya menginginkan pemungutan retribusi berupa Peraturan Wali Kota (Perwali). (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help