Peminat Kereta Bandara Soekarno-Hatta Rendah, Menhub Tawarkan Solusi Penambahan Jadwal

Okupansi Kereta Bandara Soekarno-Hatta dinilai masih rendah, yaitu di angka 30 persen

Peminat Kereta Bandara Soekarno-Hatta Rendah, Menhub Tawarkan Solusi Penambahan Jadwal
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Kereta Api Bandara tiba di Stasiun BNI City, Sudiman, Jakarta (8/1/2018). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menjadi nama dari salah satu stasiun kereta bandara Soekarno-Hatta yakni, Stasiun BNI City yang terletak di kawasan Sudiman, Jakarta. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kereta Bandara Soekarno-Hatta hingga saat ini masih memiliki tingkat okupansi penumpang rendah, atau dengan kata lain sepi.

Kementerian Perhubungan pun mengaku sedang mempertimbangkan solusi untuk masalah tersebut.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, masalah okupansi yang rendah itu terjadi antara lain disebabkan headway atau interval keberangkatan yang masih terlalu jauh dan soal waktu tempuh.

"Kereta Bandara yang di Jakarta (okupansi) belum maksimal karena dua hal, waktu tempuhnya masih 55 menit dan headway masih ada satu jam serta setengah jam," ujarnya saat ditemui usai Peletakan Batu Pertama di Terminal Penumpang Anak Air, Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018), dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Baca: Kuasa Hukum Novanto Minta SBY Buktikan Ada Pertemuan Sebelum Sidang Kesaksian Mirwan Amir

Budi Karya menjelaskan, saat ini yang sedang dipertimbangkan sebagai solusi adalah bagaimana mempercepat waktu tempuh Kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Selain itu, hal lain yang sedang ditimbang adalah mengenai cara memperpendek headway perjalanan Kereta Bandara.

Dengan kata lain, jumlah keberangkatan akan menjadi lebih banyak dari yang ada saat ini.

"Dalam waktu dekat ini kami akan lakukan sesuatu, (waktu tempuh) jadi 38 menit dan headway lebih pendek.

Baca: Sebelum Meninggal, Advent Bangun Tinggalkan Dunia Artis dan Memilih Jadi Pendeta

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help