Home »

Solo

Pria yang Tewas di Kamar Kos Sekitar Terminal Tirtonadi Solo Ditemukan dalam Kondisi Telanjang

Ciko mengatakan, korban pernah mengeluh menderita diabetes dan sakit-sakitan sejak pertama bertemu sekitar 2 pekan lalu.

Pria yang Tewas di Kamar Kos Sekitar Terminal Tirtonadi Solo Ditemukan dalam Kondisi Telanjang
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Jenazah dibawa turun dari kamar kos lantai dua di Cinderejo Lor RT01 RW06, Gilingan, Banjarsari, Solo, pada Selasa (10/7/2018) sore. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Supriadi (56), pekerjaan wiraswasta, ditemukan tak bernyawa di kamar kos kawasan Terminal Tirtonadi, tepatnya di Cinderejo Lor RT01 RW06, Gilingan, Banjarsari, Solo, pada Selasa (10/7/2018).

Warga asal Santan RT01 Guwosari, Pajangan, Bantul, itu terlentang dalam kondisi telanjang di kamar 2C kos yang ia sewa dari Ciko (25), warga Bogor.

Ditemui TribunSolo.com, Ciko, bercerita, ia menemukan korban tak bernyawa sekitar pukul 14.30 WIB.

"Saat itu saya ingin menagih uang sewa kamar, tapi ia sudah terlentang telanjang meninggal dunia di kamar," ungkapnya.

Baca: Ini 4 Trik Hindari Kejahatan di WhatsApp, Membuat Seolah Akunmu Tidak Aktif

Ciko mengatakan, korban pernah mengeluh menderita diabetes dan sakit-sakitan sejak pertama bertemu sekitar 2 pekan lalu.

Namun, Ciko mengaku tak mengawasi Supriadi karena sejak saat itu ia telah meninggalkan kos.

Baru pada Selasa siang tadi ia berniat menagih uang sewa kos kepada Supriadi untuk dibayarkan kepada pemilik kos.

Sementara, tetangga kos korban, Ardian (21), menyaksikan Supriadi berjalan tertatih-tatih kemarin Senin (9/7/2018) siang.

Baca: Din Syamsuddin Komentari Penggunaan Istilah Kecebong dan Kampret dalam Perpolitikan Indonesia

"Kemarin Senin siang saya lihat dia jalannya pelan, sorenya saya dengar dia batuk dengan suara keras, mungkin sakit," ungkap dia.

Kepala SPK Polresta Solo, Ipda Bambang AC, menuturkan pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara intensif bersama jajaran reserse kriminal Polsek Banjarsari.

Selain mengumpulkan keterangan saksi-saksi, oleh TKP juga digelar.

"Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Dr Moewardi (untuk divisum) dan mengetahui keterangan lebih lanjut," paparnya. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help