Bank OCBC NISP Tutup Kuartal III 2018 dengan Capaian Positif

Pada periode ini, Bank OCBC NISP berhasil mempertahankan pertumbuhan portofolio kredit sebesar 16 persen (yoy)

Bank OCBC NISP Tutup Kuartal III 2018 dengan Capaian Positif
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Ilustrasi uang 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Menutup kuartal ketiga di tahun 2018, Bank OCBC NISP kembali mencatatkan kinerja dan pertumbuhan yang positif.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan laba bersih sebesar 22 persen year on year (yoy) menjadi Rp 2,0 triliun dari sebelumnya Rp 1,7 triliun pada periode yang sama tahun 2017.

Kenaikan laba bersih tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income) sebesar 7 persen menjadi Rp 4,8 triliun dari Rp 4,5 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pada periode ini, Bank OCBC NISP berhasil mempertahankan pertumbuhan portofolio kredit sebesar 16 persen (yoy) menjadi Rp 120 triliun (gross) pada akhir kuartal III tahun 2018 dari Rp 103 triliun pada kuartal III tahun 2017.

Sempat Temui Ibu Tuti Tursilawati, Melanie Subono Syok TKW Asal Majalengka itu Dieksekusi Mati

Kontribusi kredit modal kerja menjadi kontribusi terbesar terhadap portfolio kredit dengan pencapaian 48 persen disusul oleh kredit investasi 40 persen dan kredit konsumsi 12 persen.

Penyaluran kredit tersebut tersebar pada berbagai sektor usaha, yakni perindustrian 28 persen, perdagangan 25 persen , jasa 17 persen, pertanian dan pertambangan 13 persen, konstruksi 4 persen dan lainnya sebesar 13 persen.

“Peningkatan penyaluran kredit Bank OCBC NISP didorong oleh pertumbuhan pada kredit modal kerja sebesar 23 persen yoy," terang Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja, melalui rilis yang diterima Tribunsolo.com, Rabu (31/10/2018).

Dari sisi sektor usaha, pertumbuhan kredit didorong oleh sektor perdagangan yang tumbuh 21 persen yoy.

Nekat Mencuri Kain Batik, Pria di Pasar Kliwon Solo Ini Mengaku untuk Obati Istrinya yang Disantet

Pertumbuhan kredit Bank OCBC NISP senantiasa diimbangi dengan kemampuan perseroan menjaga kualitas kredit.

Bank OCBC NISP konsisten menjaga rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) jauh di bawah ketentuan, yakni NPL gross sebesar 1,8 persen dan NPL nett sebesar 0,7 persen.

“Selain itu, untuk mendukung pengembangan bisnis, Bank OCBC NISP terus menumbuhkan segmen ritel melalui penyediaan solusi yang relevan dengan perkembangan kebutuhan nasabah," imbuhnya.

Catatan OJK, Persentase NPL Bank Konvensional di Solo Raya Lebih Baik dari Jawa Tengah

Untuk itu, kami menyediakan layanan ONe Mobile yang memungkinkan nasabah melakukan mayoritas transaksi yang selama ini dilakukan di kantor cabang.

"Dengan demikian, kantor cabang akan kami sesuaikan fungsinya untuk memberikan nilai tambah melalui penyediaan pengetahuan, pengalaman serta solusi untuk menjawab kebutuhan dan aspirasi nasabah,” tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved