Ternak di Tawangmangu Diserang Hewan Buas, Warga Mengaku Melihat Jejak Kaki Macan
Dalam kurun waktu dua hari, seekor hewan buas yang diduga macan dilaporkan menyerang ternak kambing milik dua warga RW 11 Desa Sepanjang.
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR- Warga Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, diimbau lebih berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari.
Dalam kurun waktu dua hari, seekor hewan buas yang diduga macan dilaporkan menyerang ternak kambing milik dua warga RW 11 Desa Sepanjang.
Kejadian diketahui terjadi pada Selasa (30/10/2018) dan Rabu (31/10/2018) malam.
• Dana Minim, Koramil 21 Bulukerto Wonogiri Gotong Royong Bersama Warga Perbaiki Rumah RTLH
Kapolsek Tawangmangu AKP Ismugiyanto mengatakan keberadaan macan kali pertama diketahui peternak bernama Karto Wagiyo.
“Karto Wagiyo saat itu hendak memberi makan ternaknya pada pagi hari, namun dia justru melihat kondisi kandang berantakan.”
“Pada saat bersamaan, dia juga menemukan empat kambingnya mati dalam kandang,” kata AKP Ismugiyanto kepada TribunSolo.com, Jumat (2/11/2018).
Dugaan munculnya macan diketahui berdasarkan jejak menyerupai kaki macan di sekitar kandang Karto Wagiyo.
“Mengetahui kambingnya mati, Karto memberitahu warga masyarakat dan saat mereka melakukan pengecekan terdapat tapak kaki macan dan bekas seretan kambing ke arah hutan,” terang AKP Ismugiyanto.
Dugaan adanya macan kian kuat setelah pada Rabu (31/10/2018) malam, peternak lainnya bernama Arjo Paimin mengaku menyaksikan langsung sosok hewan tersebut.
• Polri Bentuk Tim Selidiki Jatuhnya Lion Air JT 610: Bertugas Meneliti Apakah Ada Sabotase atau Tidak
Arjo mengaku melihat macan berada dalam kandang bersama tiga kambing dalam kondisi sekarat akibat serangan macan tersebut.
Tidak ada korban manusia atas kejadian ini.
Kapolsek Tawangmangu pun mengimbau warga agar waspada saat berkarivitas pada malam hari.
“Warga juga perlu lebih waspada saat memindahkan hewan ternak dan memperkuat bangunan kandang ternak,” tambahnya.(*)