Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Aksi Solidaritas Ojol

Pengumuman : Acara Puncak Peringatan HUT ke-80 RI di Wonogiri Batal, Alasan Kondusifitas

Sedianya akan ada konser musik Festival Agustus Merdeka yang digelar pada Sabtu (30/8/2025) dan jalan sehat yang digelar pada Minggu (31/8/2025).

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Hanang Yuwono

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Acara puncak peringatan HUT ke-80 RI di Wonogiri dibatalkan karena alasan kondusifitas.

Sedianya akan ada konser musik Festival Agustus Merdeka yang digelar pada Sabtu (30/8/2025) dan jalan sehat yang digelar pada Minggu (31/8/2025).

"Pembatalan kegiatan festival ini karena ada perintah dari Kemendagri," kata Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, Sabtu (30/8/2025).

Baca juga: Aksi Damai Mahasiswa di Gladak Solo : Tabur Bunga dan Doa Bersama untuk Affan yang Dilindas Brimob

Menurutnya, melalui konferensi video, Mendagri meminta kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa untuk dievaluasi kembali.

Instruksi itu kemudian dibahas bersama dengan jajaran Forkompimda Wonogiri dengan pihak-pihak terkait pada Sabtu sore.

"Mohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Wonogiri kami membatalkan kegiatan penutupan peringatan hari kemerdekaan yaitu adanya festival dan jalan sehat," ujar Setyo.

Langkah itu diambil semata-mata demi menjaga kondusifitas Wonogiri.

Baca juga: Pengakuan Mahasiswa LPM UMS yang Viral Diintimidasi Polisi saat Demo di Solo: Minta Video Dihapus

Pihaknya mengimbau agar seluruh masyarakat bersama menjaga kondusufitas.

Pemkab meminta agar wilayah masing-masing harus dijaga.

Ketua RT, RW, kades/lurah dan camat juga diajak untuk menjaga kondusifitas wilayah.

"Jadi acara dibatalkan karena alasan kondusifitas," pungkasnya.

Gelombang Demo di Solo

Batalnya puncak peringatan HUT ke-80 RI di Wonogiri ini berkaitan dengan suasana demo yang sempat memanas di wilayah Solo Raya.

Baca juga: Baru 5 Bulan Lalu Terbakar, Rumah Warga Kalikebo Klaten Kembali Ludes, Bupati Hamenang Turun Tangan

Berawal dari ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Solo menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya rekan mereka, Affan Kurniawan, yang tewas setelah dilindas mobil rantis milik Brimob pada Kamis (28/8/2025) di Jakarta.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved