Gelar Aksi di Depan Mapolresta Solo, Puluhan Orang Berorasi dan Bawa Spanduk Bebaskan Slamet Ma'arif

Aksi Bela Islam Solo Raya untuk memberi dukungan kepada Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif digelar di depan Polresta Solo

Gelar Aksi di Depan Mapolresta Solo, Puluhan Orang Berorasi dan Bawa Spanduk Bebaskan Slamet Ma'arif
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Aksi Bela Islam Solo Raya untuk memberi dukungan kepada Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif di depan Polresta Solo, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (13/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Aksi Bela Islam Solo Raya untuk memberi dukungan kepada Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif digelar di depan Polresta Solo, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (13/2/2019).

Dari pantauan TribunSolo.com, aksi dipimpin oleh Koordinator Aksi Bela Islam Solo Raya yang juga Ketua Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Edi Lukito dan Humas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Endro Sudarsono.

Peserta aksi tampak menenteng dua buah spanduk berukuran 1x5 meter bergambar Slamet Ma'arif yang bertuliskan Stop Kriminalisasi Ulama, serta poster-poster kecil berukuran 1x1 meter.

Yakni di antaranya bertuliskan 'Becik Ketitik Olo Ketoro, Tobat Pak' dan 'Hati-hati Daging Ulama itu Beracun".

Alat Pengamanan Disiapkan di Depan Polresta Solo untuk Mengawal Aksi Bela Slamet Maarif

Koordinator aksi, Edi Lukito mengatakan, aksi diikuti oleh 50 orang dari berbagai organisasi Islam, seperti DSKS, LUIS, Jamaah Ansharusy Syariah (JAS) dan Front Pembela Islam (FPI).

"Tuntutan kami agar ustaz kami Slamet Ma'arif dibebaskan," kata dia.

"Aksi tidak akan dihentikan sampai Ustaz Slamet Ma'arif dibebaskan," jelas dia menegaskan.

Sebelumnya, Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Solo terkait dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal.

M Taufik Nilai Jokowi Panik soal Penetapan Tersangka terhadap Slamet Maarif

Pelanggaran diduga dilakukan dalam acara Tabligh Akbar PA 212 Solo Raya di Jalan Slamet Riyadi, Minggu (13/1/2019).

Namun, beberapa waktu lalu lokasi penyidikan dari Polresta Solo dipindahkan Polda Jateng. (*)

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved