Pilpres 2019
Gerindra Sebut Jateng Bukan 'Kandang Banteng', Ganjar Pranowo: Yo Ben!
Politisi PDI-P yang sekaligus Gubernur Ganjar Pranowo, mengomentari anggapan dari Partai Gerindra yang menyebut Jateng bukan kandang banteng.
Penulis: Asep Abdullah Rowi | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Politisi PDI-P yang sekaligus Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengomentari anggapan dari Partai Gerindra yang menyebut Jateng bukan kandang banteng.
"Yo ben! (ya biarin!)," tutur mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu saat memberikan keterangannya kepada wartawan di Warung Cemoro, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (14/2/2019).
Bagi gubernur yang terpilih dua kali di Jateng itu, anggapan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang menyebut Jateng adalah kandang manusia boleh-boleh saja.
"Mau bicara diksinya kandang manusia boleh," terang dia.
• Ini Kepala Daerah di Jateng yang Tidak Diundang oleh Ganjar Pranowo saat Deklarasi Dukung Jokowi
Menurut Ganjar, demokrasi itu asyik karena antara jargon atau diksi yang satu dengan lainnya diterjemahnkan berbeda-beda tergantung orang yang menerjemahkannya.
"Demokrasi itu asyik, yang tidak boleh mbakar motore wong (bakar motornya orang)," aku dia.
Pembakaran itu sempat viral karena terjadi di Semarang beberapa waktu lalu, hingga saat ini belum diketahui siapa pelakunya.
"Ojo ora cetho (jangan enggak jelas)," terang dia. (*)