Kemenkominfo Ajak Warga Solo Jadi Peserta BPJS 2019, Kini Bisa Daftar Online via Play Store

Pemerintah pusat menargetkan kepesertaan JKN atau BPJS Kesehatan di Indonesia bisa mencapai lebih dari 95 persen pada akhir 2019.

Kemenkominfo Ajak Warga Solo Jadi Peserta BPJS 2019, Kini Bisa Daftar Online via Play Store
ISTIMEWA
Kepala Cabang BPJS Surakarta, Agus Purwono, dan dalang Ki Warseno Slenk dalam acara sosialisasi program JKN atau BPJS Kesehatan menuju Indonesia Sehat melalui pertunjukan wayang kulit di Taman Sriwedari Solo, Sabtu (9/3/2019) malam. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah pusat menargetkan kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN) atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan di Indonesia bisa mencapai lebih dari 95 persen pada akhir 2019 ini.

Dengan capaian saat ini mencapai 76 persen atau sekitar 217 juta jiwa, masih ada kekurangan sekitar 40 juta jiwa yang belum mendaftar dan diharapkan bisa ikut BPJS di 2019.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Informasi Komunikasi dan Pembangunan Manusia (IKP) Kementerian Kominfo RI, Wiryanta saat menghadiri sosialisasi program JKN atau BPJS Kesehatan menuju Indonesia Sehat melalui pertunjukan wayang kulit di Taman Sriwedari Solo, Sabtu (9/3/2019) malam.

Wiryanta mengungkapkan hingga Februari 2019, jumlah kepesertaan BPJS sudah mencapai 217 juta jiwa.

Kemenkominfo Sebut Ada 100 Juta Warga Tak Mampu yang Dibiayai BPJS oleh Pemerintah

Dari jumlah itu, 130 juta diantaranya masuk kategori PBI atau iurannya dibiayai oleh pemerintah pusat dan daerah. 

Menurutnya hal itu sebagai wujud komitmen pemerintahan Jokowi dalam menyediakan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan Presiden sudah menargetkan agar kepesertaan BPJS Kesehatan di 2019 ini setidaknya bisa meningkat mencapai 95 persen.

Hoaks, Dana BPJS Digunakan untuk Membiayai Pembangunan Infrastruktur di Era Jokowi-JK

"Seperti disampaikan Bapak Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan, beliau meminta akhir 2019 kepesertaan BPJS harus bisa 95 persen."

"Kalau sekarang kepesertaan sudah mencapai 217 juta jiwa, artinya masih kurang 40 juta jiwa lagi untuk bisa mencapai target 95 persen."

"Karena 95 persennya sekitar 250 juta jiwa," terangnya.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved