Tarif Ojek Online Terbaru yang Dirilis Kemenhub, Simak Rinciannya Sesuai dengan Zona Wilayahnya

Tarif batas bawah terendah ditetapkan sebesar Rp 1.850 per km dan tarif batas atas tertinggi ditetapkan sebesar Rp 2.600 per km.

Tarif Ojek Online Terbaru yang Dirilis Kemenhub, Simak Rinciannya Sesuai dengan Zona Wilayahnya
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Ratusan driver Go-Jek menjelang berkonvoi di Alun-Alun Selatan Kota Solo, Rabu (13/3/2019) siang. 

TRIBUNSOLO.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan tarif untuk ojek online.

Tarif ini meliputi tarif batas atas dan tarif batas bawah yang akan mulai berlaku pada 1 Mei 2019.

Dikutip TribunSolo.com dari Tribun Jakarta, tarif batas bawah terendah ditetapkan sebesar Rp 1.850 per km dan tarif batas atas tertinggi ditetapkan sebesar Rp 2.600 per km.

Sementara biaya jasa minimal untuk rute sejauh 4 km akan dikenai biaya pada rentang Rp 8.000 - Rp 10.000.

Tarif-tarif ojek online ini terbagi menjadi tiga zona, dan tarif terendah ditetapkan di Zona 1.

Pengemudi Ojek Online Tuntut Tarif Rp 3.000 per Kilometer

Zona 1 meliputi Jawa, Sumatera dan Bali, selain Jabodetabek tarif batas bawah sebesar Rp 1.850 per km dan tarif batas atas sebesar Rp 2.300 per km.

Zona II meliputi wilayah Jabodetabek tarif batas bawah ditetapkan sebesar Rp 2.000 per km dan tarif batas atas sebesar Rp 2.500 per km.

Zona III yakni wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku dan Papua tarif batas bawah ditetapkan sebesar Rp 2.100 per km dan tarif batas atas sebesar Rp 2.600 per km.

"Biaya jasa minimal merupakan biaya jasa yang dibayarkan penumpang untuk jarak tempuh paling jauh 4 kilometer."

"Biayanya direntang Rp 8.000 - Rp10.000, kalau masyarakat naik ojek online di bawah 4 km ini biayanya sama," tutur Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setyadi, di Gedung Karsa, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019). (Tribun Jakarta/Lita Febriani)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Kemenhub: Tarif Ojek Online Rp 1.850 sampai Rp 2.600 Per Kilometer"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved