Luruskan Pernyataan Prabowo Subianto Soal Kebocoran Anggaran Rp 2.000 Triliun, Ini Kata Pimpinan KPK

KPK mengklarifikasi soal kebocoran anggaran sekira Rp 2.000 triliun. Menurutnya komisi antirasuah hal itu merupakan salah persepsi.

Luruskan Pernyataan Prabowo Subianto Soal Kebocoran Anggaran Rp 2.000 Triliun, Ini Kata Pimpinan KPK
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, saat ditemui wartawan di Ruang Tamu Kantor Wali Kota, Balai Kota Solo, Selasa (7/3/2017) pagi. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi soal kebocoran anggaran sekira Rp 2.000 triliun.

Menurutnya komisi antirasuah hal itu merupakan salah persepsi.

Wakil Ketua KPK ‎Saut Situmorang menegaskan, yang dimaksud KPK adalah potensi penambahan anggaran sekira Rp 2.000 triliun, bukan kebocoran anggaran Rp 2.000 triliun.

‎Menurutnya, pihaknya berdiskusi bahwa APBN Indonesia bisa mencapai Rp 4.000 triliun.

Persiapan Hadapi Debat Kelima Pilpres, Jokowi-Maruf Amin Bakal Gelar Simulasi

Dengan jumlah APBN saat ini sekitar Rp 2.400 triliun, maka potensi yang bisa didapat adalah sekitar Rp 2.000 triliun.

"Saya mengatakan Indonesia bisa ngumpul sampai Rp 4.000 triliun."

"APBN kita sekarang kan Rp 2.400 triliun."

"Kami berdiskusi di banyak tempat, kita tuh bisa ngejar Rp 4.000 triliun, bisa ngejar," tegas Saut di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019).

Klarifikasi Pernyataan Prabowo soal Data Kebocoran Anggaran, KPK: Kita Enggak Pernah Mengkaji Itu

"Jadi kekurangannya sekitar Rp 2.000 triliun."

"Jadi itu bukan kebocoran, tapi potensi penambahan."

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved