Mitos Kidung Lingsir Wengi, Lagu Pemanggil Kuntilanak

Kidung Lingsir Wengi memang dikenal sebagai lagu pemanggil kuntilanak dalam kepercayaan masyarakat kita.

Penulis: Galuh Palupi Swastyastu | Editor: Daryono
kisahasalusul.com
Ilustrasi - Kuntilanak 

Jenis yang memiliki lubang di punggung sebagaimana deskripsi di atas disebut Sundel Bolong.

Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat "bersemayam", misalnya waru yang tumbuh condong ke samping (populer disebut "waru doyong").

Berdasarkan kepercayaan dan tradisi masyarakat Jawa, kuntilanak tidak akan mengganggu wanita hamil bila wanita tersebut selalu membawa paku, pisau, dan gunting bila bepergian ke mana saja.

Hal ini menyebabkan seringnya ditemui kebiasaan meletakkan gunting, jarum dan pisau di dekat tempat tidur bayi.

Menurut kepercayaan masyarakat Melayu, benda tajam seperti paku bisa menangkal serangan kuntilanak.

Ketika kuntilanak menyerang, paku ditancapkan di lubang yang ada di belakang leher kuntilanak.

Sementara dalam kepercayaan masyarakat Indonesia lainnya, lokasi untuk menancapkan paku bisa bergeser ke bagian atas ubun-ubun kuntilanak. (*)

Sumber tulisan : Wikipedia

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved