Begini Asal-usul Lomba Balap Karung Hingga Bisa Populer Sebagai Lomba 17-an

Alhasil lomba balap karung kemudian populer bahkan hingga ke kampung-kampung.

Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES
Presiden Joko Widodo saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta turut serta dalam lomba balap karung di acara Pesta Rakyat Waduk Pluit, di Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (17/8/2014). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Hanang Yuwono

TRIBUNSOLO.COM - Semarak memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, kita biasa disuguhkan dengan aneka ragam perlombaan yang memicu kreatifivitas maupun solidaritas.

Salah satu lomba 17an yang biasanya kita jumpai misalnya lomba balap karung.

Dilansir dari laman Wikpedia, balap karung merupakan salah satu lomba tradisional yang populer pada hari kemerdekaan Indonesia.

Dalam lomba balap karung ini, sejumlah peserta diwajibkan memasukkan bagian bawah badannya ke dalam karung kemudian berlomba siapa yang paling cepat sampai ke garis akhir.

Meskipun sering mendapat kritikan karena dianggap memacu semangat persaingan yang tidak sehat dan sebagai kegiatan hura-hura, balap karung tetap banyak ditemui di setiap event tak hanya lomba 17-an saja.

Lomba balap karung juga diapresiasi oleh pendatang dari luar negeri dengan langsung terlibat dalam perlombaan ini.

Menilik sejarahnya bagaimana lomba ini bisa populer, berdasarkan berbagai literatur yang TribunSolo.com temukan ternyata adalah pengaruh dari Belanda.

Pada sekolah-sekolah yang didirkan misionaris Belanda, mereka biasa mengadakan lomba balap karung di setiap perayaan negeri kincir angin.

Biasanya lomba ini menyasar anak-anak dengan usia 6-12 tahun.

Alhasil lomba balap karung kemudian populer bahkan hingga ke kampung-kampung.

Seiring perkembangan zaman dan diusirnya Belanda dari Indonesia, tradisi lomba balap karung ini tetap dipertahankan.

Bedanya lomba ini tidak digelar untuk perayaan negara Belanda melainkan perayaan kemerdekaan RI.

Begitupun, lomba ini tak hanya diikuti oleh anak-anak semata melainkan juga menyasar remaja atau orang dewasa.

Persyaratan untuk lomba balap karung sebenarnya tak begitu mengikat, namun biasanya beberapa syarat berikut ini harus dipenuhi:

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved