Ledakan di SPBU Balapan Solo
Mengalami Luka Bakar, Dua Karyawan Korban Ledakan di SPBU Balapan Solo Masih Dirawat di Rumah Sakit
Korban Heru dirawat di RSUD Dr Moewardi karena mengalami luka bakar bakar serius, meliputi kedua tangan, kedua telapak tangan, muka dan setengah badan
Penulis: Labibzamani | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dua karyawan yang menjadi korban ledakan mesin pompa bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) No 4457124 Balapan Jl Mongonsidi Kestalan, Banjarsari, Solo masih dirawat di rumah sakit, Selasa (16/8/2016).
Kedua karyawan tersebut Heru Andarwanto (44) warga Ngemingan RT 002, RW 001, Jebres dan Bayu Sri Wahyudi (25) warga Rejo Palur RT 001, RW 020, Mojolaban, Sukoharjo.
Korban Heru dirawat di RSUD Dr Moewardi karena mengalami luka bakar bakar serius, meliputi kedua tangan, kedua telapak tangan, muka dan setengah badan.
Sedang korban Bayu dirawat di RS Dr Oen Kandang Sapi Jebres mengalami luka bakar di bagian telinga kanan, leher belakang, dan telapak tangan kiri memar.
Seorang korban, Bayu, mengaku, awalnya mau melayani warga yang membeli solar.
Tiba-tiba terdengar suara ledakan di bagian tangki penimbunan solar di bagian selatan.
"Pas meledak keluar kobaran api cukup besar," katanya saat ditemui wartawan di RS Dr Oen Kadang Sapi, Jebres.
Untuk diketahui, ledakan terjadi pada waktu melakukan program peralihan dari premium ke pertalit.
Pada saat melakukan proses pembongkaran tiba-tiba terjadi konsleting.
Akibatnya mesin pompa bensin di SPBU Balapan meledak dan mengakibatkan instalasi pipa penghubung dispenser terbakar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/korban-ledakan-spbu-stasiun-solo-balapan_20160816_140446.jpg)