Truk Pembawa Ekskavator Ditabrak KA Malabar di Grompol, Sragen, PT KAI Rugi Miliaran Rupiah
Selain itu, kecelakaan di jalur satu trek tersebut menyebabkan keterlambatan kereta lain yang melewati jalur Sragen.
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sabtu (29/10/2016) pukul 22.20 WIB, sebuah truk pengangkut ekskavator mogok di tengah perlintasan kereta di Desa Grompol, Masaran, Kabupaten Sragen, Jateng.
KA Malabar dari arah timur (Surabaya) kemudian menabrak truk sehingga bagian lokomotif kereta anjlok dari rel.
Kecelakaan di jalur satu trek tersebut menyebabkan keterlambatan sejumlah kereta lain yang melewati jalur Sragen.
PT KAI akan menuntut sopir atau perusahaan truk penyebab terganggunya perjalanan kereta api (KA) Malabar jurusan Malang-Bandung.

Humas PT KAI Daop VI, Eko Budiyanto di Stasiun Purwosari Solo, Minggu (30/10/2016) pagi. (TribunSolo.com/Bayu)
Menurut Humas PT KAI Daop VI, Eko Budiyanto, kerugian yang diakibatkan dari peristiwa tersebut diperkirakan miliaran rupiah.
"Masih kita perhitungkan, tapi kita perkirakan mencapai miliaran rupiah," kata Eko saat ditemui di Stasiun Purwosari Solo, Minggu (30/10/2016) pagi.
Dia merinci beberapa jenis kerugian yang diakibatkan dari peristiwa itu.
Antara lain ialah kerusakan sarana prasarana, seperti lokomotif, palang pintu, dan rel.
Selain itu, kecelakaan di jalur satu trek tersebut menyebabkan keterlambatan kereta lain yang melewati jalur Sragen.
"Rata-rata terlambat antara 4-8 jam."
"Paling lama yang Malabar itu, karena harus menunggu evakuasi sampai jam 06.00 WIB," katanya melanjutkan.
"Belum lagi kerugian imaterial, nama PT KAI kan jadi tercoreng," ungkap Eko.
Eko meyakini bahwa kecelakaan itu murni disebabkan oleh kelalaian pengemudi.
"Bisa karena pengemudi, kondisi kendaraan, atau bisa saja kesengajaan."
"Tapi mudah-mudahan tidak sengaja," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kecelakaan-ka-di-grompol_20161030_135000.jpg)