Banjir di Kota Solo dan Solo Raya

Dinas Kesehatan Kota Solo Ingatkan Masyarakat Waspada Penyakit Akibat Banjir

Siti Wahyuningsih, menyebutkan penyakit yang sering menyerang saat banjir, antara lain diare, gatal-gatal, DBD, leptospirosis atau kencing tikus.

Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Kepala DKK Surakarta, Siti Wahyuningsih saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (30/11/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta mengajak masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang sering muncul saat banjir.

Meski banjir Senin (28/11/2016) malam sudah surut, bencana tersebut masih mengancam Kota Solo.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merilis bahwa cuaca ekstrem bakal memuncak pada Desember 2016 hingga Januari 2017.

Kepala DKK Surakarta, Siti Wahyuningsih, menyebutkan penyakit yang sering menyerang saat banjir, antara lain diare, gatal-gatal, Demam Berdarah Dengue (DBD), leptospirosis atau kencing tikus.

"Lalu ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas), tidak banjir saja harus waspadai, apalagi cuaca seperti ini," kata dokter yang akrab disapa Ning itu, Rabu (30/11/2016).

Menurutnya, penyakit dapat menyerang warga yang kondisinya kurang fit.

Kondisi kurang fit bisa terjadi jika asupan gizi kurang.

"Apalagi kalau yang mengungsi di tenda-tenda, kurang tidur bisa juga jadi mudah terserang penyakit," ujar dia.

Ning mengimbau warga untuk benar-benar membersihkan rumahnya yang kebanjiran jika sudah surut.

Air luapan sungai yang mengendap di dalam rumah dapat menjadi sumber penyakit.

Dalam cuaca seperti ini, dia mengaku siap menerjunkan tim medis jika dibutuhkan.

"Kita punya puskesmas keliling, tiap puskesmas minimal punya satu mobil," ungkap dia.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved