Target Waktu Meleset, Kontraktor Pasar Klewer Solo Ajukan Perpanjangan sampai 30 Januari 2017
Rudy mengatakan bahwa 30 Januari 2017 nanti, Pasar Klewer harus benar-benar bersih dan siap digunakan.
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Junianto Setyadi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Adhi Karya akhirnya mengajukan surat permohonan perpanjangan waktu pembangunan Pasar Klewer.
Surat permohonan diajukan setelah target waktu pengerjaan dipastikan meleset alias molor.
Hal tersebut dikatakan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), saat ditemui di rumah dinasnya, Loji Gandrung, Minggu (25/12/2016) siang.
"Mereka mengajukan perpanjangan sampai 30 Januari 2017," kata Rudy.
Saat ini, menurutnya, progres pembangunan Pasar Klewer mencapai 90 persen.
"Sampai akhir Desember ini bisa diperhitungkan 95 persen," ujar dia.
Rudy mengatakan bahwa 30 Januari 2017, Pasar Klewer harus benar-benar bersih dan siap digunakan.
"Sudah tak wanti-wanti, tidak ada semen yang tersisa di lantai, harus kencling," ujar Rudy menegaskan.
Adapun perpanjangan waktu pembangunan tersebut mewajibkan kontraktor membayar denda sebesar satu permil (1/1.000) dari nilai kontrak per hari.
Selain itu, kontraktor juga harus memberi jaminan uang sejumlah sisa pekerjaan dalam waktu perpanjangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pengerjaan-atap-pasar-klewer-kamis-22122016_20161223_175756.jpg)