Polisi Tangkap Penulis Jokowi Undercover
Penulis 'Jokowi Undercover', Bambang Tri, Sudah Lama Idolakan Prabowo Subianto
Pada gelaran pemilihan presiden (Pilpres) 2014 silam, sang penulis buku Jokowi Undercover, Bambang Tri Mulyono, mendukung Prabowo Subianto.
Polisi menduga kuat adanya aktor intelektual di balik penerbitan buku 'Jokowi Undercover'.
Buku itu ditulis dan diterbitkan Bambang Tri Mulyono.
"Dugaan adanya penyokong itu dimungkinkan, kemungkinan penyokong itu pasti mengarah ke sumber tertentu," ujarnya.
Dugaan tersebut, kata Boy, didasarkan pada beberapa fakta.
Pertama, penyidik meragukan tingkat intelektualitas Bambang hingga bisa menerbitkan sebuah buku.
Itu, kata Boy, tampak dari susunan kalimat pada buku yang tak sistematis.
"Ada semacam keraguan atas kapasitas yang bersangkutan, karena yang ditulis itu tidak didukung data primer dan sekunder yang valid," ujar Boy.
Kedua, material buku itu terbilang membutuhkan dana yang cukup besar.
Belum lagi soal memperbanyak dan distribusi.
Oleh sebab itu penyidik menduga ada penyokong dana atas penerbitan buku itu.
Boy menegaskan, penyidik akan terus menggali soal adanya aktor intelektual dalam perkara itu.
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, laporan mantan Kepala BIN yang juga melaporkan Bambang Tri, kini penanganannya diambil alih oleh Mabes Polri.
Dengan demikian, laporan Hendropriyono yang dilakukan pada 21 Desember 2016 lalu akan digabung dengan laporan lainnya.
Alasan laporan Hendropriyono dan Bimo sama, yakni keberatan namanya dicantumkan dalam buku tersebut. (TRIBUNNEWS.com/Theresia Felisiani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/jokowi-undercover_20170107_083953.jpg)