Kecelakaan Maut di Gondosuli Tawangmangu
Bina Marga Janji Tambah Sarana Pengaman Jalan Jalur Gondosuli
"Sebaiknya memang ada pembatas di tepi jalan sebagai pengaman," ujarnya kepada wartawan saat meninjau lokasi kecelakaan bus Solaris Jaya, Senin (27/2/
Penulis: Putradi Pamungkas | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kepala Balai Pelaksana Teknis Jalan Bina Marga Wilayah Surakarta, Slamet Budi Widodo akan melengkapi sarana prasarana untuk pengaman jalur Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.
Jalur tersebut menjadi lokasi kecelakaan maut bus Solaris Jaya yang terjadi Minggu (26/2/2017) kemarin.
Menurutnya, kawasan tersebut tak memiliki kelengkapan sarana prasarana yang mencukupi.
Berdasarkan pantuannya, cukup banyak ruas jalan yang perlu dilengkapi dengan sarana pengaman.
Padahal, jalur Gondosuli kerap dilintasi kendaraan yang menuju atau dari Jawa Timur.
"Sebaiknya memang ada pembatas di tepi jalan sebagai pengaman," ujarnya kepada wartawan saat meninjau lokasi kecelakaan bus Solaris Jaya, Senin (27/2/2017).
Pembatas tersebut, berupa dinding beton.
Sehingga kuat untuk menahan benturan.
"Namun harus beton bertulang dengan ketebalan dan ketinggian yang diperhitungkan," sebutnya.
Slamet mengatakan, pengaman berupa besi kurang ideal jika melihat medan jalan Gondosuli yang curam.
"Kalau besi saja tak akan kuat menahan kendaraan yang melaju kencang di posisi jalan curam," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kecelakaan-tawangmangu_20170227_204629.jpg)