Ketua Komisi I DPRD Solo Keluhkan Pengadaan Blangko E-KTP yang Masih Belum Jelas
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak kunjung memberi kejelasan kapan lelang blangko E-KTP tuntas.
Penulis: Putradi Pamungkas | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Proses pengadaan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) hingga kini belum menemui titik terang.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak kunjung memberi kejelasan kapan lelang blangko E-KTP tuntas.
Padahal, pengadaan blangko tersebut sangat dibutuhkan berbagai daerah di Indonesia, termasuk Solo.
“Dulu dijanjikan akan tuntas akhir bulan ini, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda kejelasan,” ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo kepada TribunSolo.com, Senin (27/3/2017).
Budi yang komisinya membidangi pengawasan kependudukan mengatakan, saat ini masih ada sekitar 18 ribu penduduk Kota Solo yang belum memperoleh E-KTP.
Jumlah itu berdasarkan catatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surakarta, dari bulan November 2016 hingga Februari 2017.
Mereka menjadi prioritas awal penerbitan E-KTP.
“Mestinya bulan ini sudah lelang, sehingga distribusi E-KTP bisa dilakukan April mendatang,” katanya.
Distribusi blangko E-KTP menjadi problem yang hingga kini sulit diurai.
Pemerintah daerah kerap kesulitan untuk merampungkan perekaman data penduduk lantaran distribusi blangko dari pusat kerap terhambat.
“Padahal jumlah blangko tersebut harus dibagi ke seluruh Indonesia, pemerintah daerah harus sampai antre ke pusat,” kata Budi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pak-budi-dprd-solo_20170327_132536.jpg)