Benarkah Terlalu Sering Pakai Gadget Bikin Anak Suka Bohong?
Penggunaan gadget berlebihan ternyata berpengaruh pada kesehatan mental anak, terutama di usia remaja.
TRIBUNSOLO.COM - Lagi-lagi perangkat gadget memberikan efek tak terduga yang harus menjadi perhatian khusus anak dan orang tua.
Mirisnya, tak sedikit orang yang merasa hari-harinya tidak sempurna jika tanpa dilengkapi dengan gadget.
Entah untuk sekadar mengirim pesan singkat, online internet, mengakses media sosia atau pun swafoto.
Nah, menurut boldsky.com, sebuah penelitian baru menemukan penggunaan gadget berlebihan ternyata berpengaruh pada kesehatan mental anak, terutama di usia remaja.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Child Development ini menemukan kaitan antara gejala kesehatan mental remaja dan berapa banyak waktu yang mereka habiskan setiap hari untuk mengirim pesan singkat, menggunakan media sosial, dan menggunakan internet.
Dalam penelitian tersebut 151 remaja berusia 11-15 tahun menyelesaikan survei tentang penggunaan gadget pada keseharian mereka.
Mereka disurvei tiga kali sehari selama sebulan, lalu dinilai kesehatan mentalnya pada 18 bulan kemudian. Rata-rata mereka menghabiskan waktu 2,3 jam sehari menggunakan gadget.
Lantas bagaimana hasilnya?
Para peneliti menemukan remaja yang menggunakan gadget mereka lebih banyak cenderung mengalami gangguan perilaku keseharian, seperti suka berbohong, lebih agresif seperti suka berkelahi, dan masalah perilaku lainnya.
Selain itu ketika remaja menggunakan perangkat digital lebih intens, mereka mengalami kesulitan untuk memerhatikan, bermasalah dengan pengaturan diri dan pengendalian emosi, serta menunjukkan gejala gangguan ADHD (attention-deficit / hyperactivity disorder).
“Remaja yang menggunakan gadget lebih banyak setiap harinya mengalami masalah penyimpangan perilaku dan gejala ADHD yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang menggunakan gadget lebih sedikit," kata penulis utama studi, Madeleine George, dari Duke University, Durham, North Carolina, AS.
Namun, penelitian juga menemukan hal positif dalam penggunaan gadget pada remaja. Mereka cenderung memiliki tingkat kecemasan yang rendah.
Nah, sekarang tugas orang tua untuk membatasi waktu anak dengan gadgetnya. Perlu diingat sekali lagi, segala yang berlebihan itu dampaknya tidak baik. (Tribunnnews.com/Menda Clara Florencia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/anak-kecil-bermain-tablet-gadget_20160731_120255.jpg)