Fantastis. Terima Kenaikan Gaji, Ini Dia Jumlah Pendapatan Ratu Elizabeth
Meski mendapat kenaikan gaji, namun bisa dipastikan Ratu Elizabeth II tetap akan sulit menabung untuk keperluan darurat.
Penulis: Putradi Pamungkas | Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM, LONDON - Tahun ini merupakan penanda 65 tahun Ratu Elizabeth II sebagai pemegang tahta Kerajaan Inggris Raya.
6 dekade bukanlah waktu yang sebentar, semenjak menggantikan ayahnya, Raja George VI.
Seperti diketahui, ia naik tahta pada 6 Februari 1952, dan setahun kemudian baru dilantik pada 2 Juni 1953.
Sang Ratu jadi orang pertama yang paling lama memegang tahta Kerajaan Inggris Raya.
Ia bahkan mengalahkan prestasi buyutnya, Ratu Victoria, yang pernah mencatat sejarah sebagai pemimpin wanita terlama berkuasa.
Ratu Elizabeth II sendiri masih sehat walafiat hingga hari ini.
Mahkota masih di atas kepalanya.
Namun, masih ada hal lain yang tak kalah menarik dibanding durasi Ratu Elizabeth II berkuasa.
Tahun ini, Ratu Elizabeth II rupanya mendapatkan kenaikan gaji.
Pemerintah Inggris memberikan kenaikan gaji dalam jumlah besar.
Berapa nilainya?
Sang ratu akan menerima peningkatan gaji sebesar 78 persen mencapai US$ 97 juta atau hampir Rp 1,3 triliun!
Sebagai gambaran, jumlah tersebut melampaui jauh pendapatan di 2016, dimana Ratu Elizabeth menerima gaji tahunan bebas pajak sebesar US$ 54,6 juta.
Dikutip dari CNN Money, Ratu Elizabeth akan menggunakan uang ini untuk biaya perjalanan, keamanan, gaji staf hingga kebutuhan dari istana kediamannya.
Gaji tersebut diperkirakan akan banyak tersedot untuk keperluan istana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ratu-elizabeth-ii_20170712_140623.jpg)