Pamitan Pergi Memancing, Dua Warga Bagor, Miri, Sragen, Ditemukan Tewas

Melihat perahu yang dipakai kedua korban tidak ada, pemilik perahu pergi ke tambak untuk menarik jaring.

Penulis: Labibzamani | Editor: Hanang Yuwono
RELAWAN KOMJAS
Para relawan melakukan evakuasi korban kecelakaan air di Dukuh Sendangrejo, Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Sragen, Jateng, Selasa (2/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN -- Dua orang warga ditemukan tewas dalam kecelakaan air yang terjadi di Dukuh Sendangrejo, Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Sragen, Jateng.

Kedua orang tewas ini adalah Rohmat Sholeh (22) dan Agus Purwanto (23).

Keduanya merupakan warga Dukuh Kali Apang, Desa Bagor, Kecamatan Miri.

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, sebelum kecelakaan air terjadi kedua korban berpamitan untuk pergi memancing di tambak pada Jumat (1/9/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada saat memancing korban meminjam perahu milik warga sekitar.

Baca: Wisata Kampung di Kemlayan dan Kepatihan Diharap Bisa Maksimalkan Potensi Kota Solo

Namun hingga pagi hari kedua korban tidak kunjung pulang.

Pemilik perahu pada Sabtu (2/9/2017) sekitar 07.00 WIB melihat perahu yang dipakai kedua korban tidak ada.

Melihat perahu yang dipakai kedua korban tidak ada, pemilik perahu pergi ke tambak untuk menarik jaring.

"Pada waktu dirarik jaringnya seorang korban (Rohmat) ditemukan sudah tewas tersangkut jaring," kata petugas dari BPBD Sragen, Joko Ari, kepada TribunSolo.com, Minggu (3/9/2017).

Setelah korban Rohmat ditemukan, kata Joko, sekitar pukul 12.15 WIB korban Agus berhasil ditemukan.

"Juga ditemukan identitas korban Agus dan peralatan kedua korban," jelas dia.

Kedua korban tewas tersebut, katanya murni kecelakaan saat memancing.

Karena tidak ditemukan indikasi penganiaayaan saat dilakukan visum. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved