Lukis Massal di Pre Event Festival Payung Indonesia Libatkan Anak-anak, Ini Alasannya
Pihaknya mengajak 51 kelurahan yang ada di Solo untuk mengirimkan lima perwakilan anak usia sekolah dasar (SD) untuk ikut melukis payung massal
Penulis: Labibzamani | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua panitia Festival Payung Indonesia (FPI) 4, Heru Mataya, mengaku, melukis payung massal tersebut bertujuan untuk memasyarakatkan payung tradisi kepada masyarakat.
Adapun kegiatan itu diselenggarakan di halaman Gedung Kesenian Taman Balekambang Solo, Minggu (10/9/2017).
"Kita ingin lebih memasyarakatkan payung tradisi dan merasa bahwa masyarakat juga ikut memiliki kegiatan ini (Festival Payung Indonesia)," kata Heru kepada TribunSolo.com, Minggu.
Pihaknya mengajak 51 kelurahan yang ada di Solo untuk mengirimkan lima perwakilan anak usia sekolah dasar (SD) untuk ikut melukis payung massal.
"Kegiatan ini (melukis payung massal) merupakan Preevent FPI 4," terangnya.
Untuk diketahui Festival Payung Indonesia 4 akan digelar di Pura Mangkunegaran pada 15-17 September 2017.
Heru menambahkan, setelah payung-payung itu selesai dilukis akan dipasang di masing-masing kelurahan.
Sehingga semua kelurahan di Solo akan berhiaskan payung.
Sehingga bisa menjadi panggung besar pada Festival Payung Indonesia 4.
"Mereka bebas melukis apa saja sesuai kreativitas mereka yang penting bergembira," ungkap dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/festival-payung-indonesia_20170910_223718.jpg)