Bantal Pocong Produksi Thailand Ini Lagi Populer Banget, Berani Beli?

Bagaimana tidak, bantal itu berwujud pocong yang berlumuran darah, sementara bagian mukanya hanya diberi warna hitam.

Editor: Hanang Yuwono
Facebook Aidil Riena Full
Bantal pocong produksi Thailand 

TRIBUNSOLO.COM -- Kreativitas pedagang untuk menarik minat pembeli memang tidak pernah ada habisnya.

Biasanya, mereka akan menjual barang yang lucu, indah dan sesuai kebutuhan manusia kebanyakan.

Namun baru-baru ini, bantal unik yang dikabarkan diproduksi di Thailand sedang membuat heboh jagat maya.

Bagaimana tidak, bantal itu berwujud pocong yang berlumuran darah, sementara bagian mukanya hanya diberi warna hitam.

Salah satu warganet yang menjual dan memviralkan bantal seram itu adalah Aidil Riena Full.

Dilihat dari keterangan profil Facebooknya, Aidil tinggal di Kemaman, Terengganu, Malaysia.

Ia menjual bantal pocong dalam dua ukuran, yakni 2 meter dan 2,5 meter. Harga setiap ukuran pun berbeda.

Bantal itu berbahan katun dan dalamnya berupa kapuk.

"Open order..!
Bantal Pocong Viral!!
2 saiz:
2 meter RM220
2.5 meter RM280
Material : Cotton
Isi Dalaman : Kekabu

Product Of Thailand.
Ready stock.
Berminat, PM segera.
Poslaju seluruh negara.
Kini,,tidur anda tidak lagi berseorangan," tulis Aidil, Minggu (17/9/2017).

Hingga berita ini ditulis, Selasa (19/9/2017), postingan itu telah dibagikan 4.203 kali.

Kebanyakan warganet justru takut dengan bantal pocong itu.

Nyoe: "tambah g bisa tidur.mana tau beneran singgah hantux dalam guling...ogah."

Asih Adja: "saya mna bisa tidur."

Aguz'itu Ya Rozho: "biyuuuuuuhhh... Sing gelem tuku bantal koclak tenan kui..."

Wiladi Candra: "bukan buat tambah nyaman ee malah bikin gemetaran,,sudah tengah malam bantal nya di masukin jin mati dech gue hahaha..."

Damayanti: "Gmn cara order nya. Mau donggg."

Dian Silviana: "Orang gila aja yg mau bli."

Artikel di atas telah dipublikasikan Tribun Jogja dengan judul: Unik, Bantal Pocong Produksi Thailand Ini Lagi Ngehits, Berani Beli?

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved