Peringatan Malam Satu Suro di Solo

Jelang Kirab 1 Muharram, Kerbau Bule Keraton Solo Jadi Primadona Wisatawan dan Warga

Kerbau Bule atau Kebo Bule (bahasa Jawa,-Red), menjadi hewan primadona wisatawan dan warga sekitar Keraton Solo.

Jelang Kirab 1 Muharram, Kerbau Bule Keraton Solo Jadi Primadona Wisatawan dan Warga
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Warga melihat-lihat kerbau bule di Alun Alun Kidul, Solo, Selasa (19/9/2017) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Dwi Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Kerbau Bule atau Kebo Bule (bahasa Jawa,-Red), menjadi hewan primadona wisatawan dan warga sekitar Keraton Solo.

Dalam suasana menjelang peringatan 1 Sura ini banyak pengunjung yang datang khusus untuk melihat Kerbau Bule.

"Saya dari Banten, baru selesai kondangan di Madiun, lalu menyempatkan ke sini sebentar untuk melihat Kerbau Bule yang mau dikirab besok," ungkap Triono (61), Rabu (20/91017).

Baca: Ternyata Ada Faktor Soeharto dalam Sejarah Kirab 1 Muharram Atau Kirab 1 Sura Ala Keraton Solo

Sementara, Abdi Dalem Keraton Solo yang bertugas merawat Kerbau Bule, Heri Sulistyo (36), menyatakan dirinya secara sukarela merawat kerbau-kerbau keturunan Kyai Slamet tersebut tanpa mengharap imbalan dari keraton.

"Saya sebenarnya sukarela menjaga kerbau ini."

"Diberi imbalan ya syukur, nggak diberi ya nggak apa-apa, lha wong saya sudah sayang dengan kerbau-kerbau ini," tuturnya saat ditemui di hari yang sama.

Heri biasanya mendapat imbalan berupa uang sebesar Rp 95 ribu per bulan dari keraton dan terkadang satu selop rokok yang kemudian dibagi dengan teman-temannya yang biasa membantu.

Warga di sekitar lingkungan keraton juga tak jarang ikut membantu mencari rumput dan menjaga kerbau-kerbau tersebut ketika Heri sedang berhalangan hadir.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved