Ini Trik Agar Tak Tersesat Selama Simulasi Rekayasa Lalin Proyek Overpass Manahan Berjalan
Simulasi rekayasa lalu lintas pra pembangunan overpass Manahan akan berlangsung 24 jam
Penulis: Labibzamani | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Solo akan menempatkan petugas yang siap memberikan informasi arah kepada para pengguna jalan selama simulasi rekayasa lalin pra pembangunan overpass Manahan dilakukan.
Penempatan petugas tersebut supaya masyarakat yang melintas di lokasi simulasi rekayasa lalin tersebut tidak tersesat arah.
"Untuk mengantisipasi ada masyarakat (pengguna jalan) yang tanya arah maka besuk kita tempatkan petugas yang siap memberikan informasi kepada mereka," kata Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno di Kantor Dishub Jalan Menteri Supeno Manahan, Senin (2/10/2017).
Simulasi rekayasa lalu lintas pra pembangunan overpass Manahan akan berlangsung 24 jam.
Dimulai Rabu (4/10/2017) pukul 06.00 WIB hingga Kamis (5/10/2017) pukul 06.00 WIB.
Adapun simulasi akan mengubah arus lalu lintas di sejumlah jalan.
Bahkan pintu perlintasan kereta api Manahan akan ditutup untuk kendaraan.
Jalan Slamet Riyadi segmen Gendengan-Purwosari diberlakukan dua arah dengan pembatas road barier.
Jalan Hasanudin segmen Simpang Tiga Jalan Dr Ciptomangunkusumo hingga Simpang Empat Pasar Nongko berlaku satu arah dan wajib berbelok ke kiri setelahnya diarahkan road barier.
Jalan RM Said segmen Pasar Nongko sampai Simpang Empat Pemuda atau Jalan MT Haryono berlaku satu arah.
Jalan Hasanudin, segmen Simpang Tiga Kantor Kelurahan Punggawan atau Jalan Gajahmada - Jalan Dr Soepomo berlaku dua arah.
Jalan KS Tubun, segmen Simpang Empa Polresta Solo sampai Simpang Tiga Jalan Menteri Supeno diberlakukan satu arah.
Jalan Kalitan menuju Gedung Bhayangkara atau Jalan Dr Moewardi diwajibkan ke kiri diarahkan road barier.
Kawasan di utara dan selatan perlintasan kereta api manahan masih bisa dilintasi, dengan pembukaan median Jalan Hasanudin.
Sehingga bisa melintas dari barat ke timur, atau dari Jalan Dr Moewardi ke selatan bisa berputar menuju ke arah Solo Paragon.
Di Jalan Samratulangi dapat melintas dari timur ke barat.
Lalu Jalan Yosodipuro dari timur menuju Siimpang APILL Kotabarat wajib belok kiri ke Jalan Moewardi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/hari-prihatno_20171002_160616.jpg)