Sebelum Tembak Mati Dokter Lety, Helmy Sempat Isi Peluru di Sebuah Warung

Dokter Helmy mengisi peluru senjata rakitannya untuk menembak sang istri di sebuah warung.

Sebelum Tembak Mati Dokter Lety, Helmy Sempat Isi Peluru di Sebuah Warung
Warta Kota/Joko Supriyanto
Dari 23 adegan prarekontruksi, yang diperagakan Helmi, seluruhnya sesuai dengan keterangan saksi maupun pelaku, namun pihaknya akan menganalisa prarekontruksi lebih lanjut. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -  Berdasar hasil pra-rekonstruksi pembunuhan dokter Letty Sultry oleh suaminya sendiri, dr Helmy  di Klinik Azzahra Medical Centre di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Senin (13/11/2017), polisi mendapati banyak temuan baru. 

Satu diantaranya tentang kronologi sebelum penembakan.

Dokter Helmy mengisi peluru senjata rakitannya untuk menembak sang istri di sebuah warung.

Kabid Humas Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan di proses prarekonstruksi ini ada tiga adegan dipindahkan ke Mapolda Metro Jaya.

Baca: Ririn Ekawati Tanggapi Foto Ciumannya dengan Seorang Pria yang Beredar di Media Sosial

 Adegan yang dipindahkan ke Mapolda tersebut yakni saat pelaku memesan ojek online di Bekasi, berteduh di depan Kantor Wali Kota Jakarta Timur, dan mengisi senjata api dengan peluru di sebuah warung. 

Melihat apa yang diperagakan dalam prarekonstruksi kemarin, diduga kuat Helmy telah merencanakan aksi pembunuhan itu.

"Nanti penyidik yang akan membuktikan atas keniatan pelaku tersebut. Nanti kita kenakan pasal 340 dan 338 UU Darurat dengan ancaman hukuman mati," kata Argo.

Dalam prarekontruksi terlihat bahwa Helmy menembak korban dari jarak dua meter, tepatnya dari lubang loket ruang pendaftaran pasien.

Baca: Venezuela Krisis Parah, Industri Minyak Dunia Bisa Terancam

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved