Bupati Klaten, Sri Mulyani, Janji Bakal Transparan dan Bersihkan Praktik Korupsi
"Insya Allah, semua nanti transparan, tidak ada nominal-nominal lagi," kata dia seusai pelantikan.
TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik Sri Mulyani menjadi Bupati Klaten periode 2017-2021.
Sri yang sebelumnya menjabat wakil bupati ini dilantik menggantikan Sri Hartini yang terjerat kasus korupsi jual beli jabatan.
Pelantikan digelar di Gedung Gradika Bhakti Praja, kompleks Gubernur Jateng di Semarang, Senin (27/11/2017).
Sebelum dilantik menjadi bupati, Sri Mulyani menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati sejak Sri Hartini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Desember 2016 lalu.
Baca: Tanamkan Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini, Polsek Pasar Kliwon Sambangi SD Kauman 27 Solo
"Insya Allah, semua nanti transparan, tidak ada nominal-nominal lagi," kata dia seusai pelantikan.
Sri Mulyani berjanji membersihkan praktik korupsi yang ada di Klaten.
Ia juga berkomitmen menata birokrasi agar lebih transparan dan lebih bersih.
Untuk tujuan itu, Sri berharap dukungan masyarakat dan kalangan legislatif dalam menjalankan roda pemerintahan Klaten empat tahun mendatang.
Dukungan bersama akan mempermudah jalannya birokrasi.
Baca: Sebelum Dilantik Jadi Bupati Klaten, Sri Mulyani Mengaku Gugup
"Pertama memang harus bersatu dulu."
"Kalau sevisi-misi, semua akan kuat, kompak, dan ikhlas bangkit dari keterpurukan kejadian kemarin," paparnya.
Sementara itu, Ganjar Pranowo meminta bupati Klaten yang baru itu dapat menata sistem pemerintahan.
Dia juga diberi tugas menurunkan angka kemiskinan dengan politik anggaran yang berpihak pada warga miskin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/plt-bupati-klaten_20171123_210105.jpg)