Sritex Tutup Permanen

Aset Transportasi Sritex Sukoharjo Sudah Dua Kali Dilelang, Hasilnya Belum Optimal

Lelang aset Sritex baru hasilkan Rp850 juta, eks karyawan soroti transparansi kurator.

TribunSolo.com/ Anang Ma'ruf
ASET SRITEX - Penampakan Aset PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang akan dilelang atau dijual oleh pihak Kurator, Jumat (23/5/2025). Hingga kini, proses penjualan aset Sritex melalui lelang telah berlangsung dua kali. 

Ringkasan Berita:
  • Lelang aset Sritex baru dua kali digelar dan masih terbatas pada kendaraan, dengan hasil dinilai belum signifikan.
  • Pada lelang pertama, satu kendaraan terjual Rp850 juta, total mendekati Rp1 miliar, namun belum berdampak besar.
  • Eks karyawan menunggu lelang tahap ketiga dan mendorong transparansi kurator terkait hasil penjualan aset.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Perkembangan lelang aset PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) kembali menjadi sorotan.

Pada lelang pertama, tercatat satu kendaraan dengan nilai cukup tinggi berhasil terjual sekitar Rp850 juta, sehingga total hasilnya diperkirakan mendekati Rp1 miliar. 

Namun, capaian tersebut dinilai belum signifikan oleh eks karyawan.

“Kalau kita bicara khusus Sritex, memang baru ada lelang kendaraan. Sudah dua kali dilakukan, tetapi hasilnya kurang memuaskan atau tidak signifikan,” ujar Koordinator Forum Eks Karyawan Sritex, Agus Wicaksono, Rabu (22/4/2026).

ASET SRITEX - Ilustrasi aset transportasi mobil yang tersimpan di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Sukoharjo, beberapa waktu lalu. Aset ini akan dilelang atau dijual oleh pihak kurator. Proses penjualan melalui lelang hingga kini tercatat telah berlangsung sebanyak dua kali.
ASET SRITEX - Ilustrasi aset transportasi mobil yang tersimpan di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Sukoharjo, beberapa waktu lalu. Aset ini akan dilelang atau dijual oleh pihak kurator. Proses penjualan melalui lelang hingga kini tercatat telah berlangsung sebanyak dua kali. (TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar)

Lelang Aset Sritex Baru Menyasar Kendaraan

Hingga kini, proses penjualan aset Sritex melalui lelang telah berlangsung dua kali.

Namun, aset yang dilepas masih terbatas pada kendaraan operasional.

Pada lelang pertama, hanya lima unit kendaraan yang ditawarkan.

Dari jumlah tersebut, satu unit dengan harga tinggi menjadi penyumbang terbesar nilai penjualan.

Agus menjelaskan bahwa meski ada kendaraan bernilai tinggi, total hasil lelang tetap belum mampu memberikan dampak berarti terhadap keseluruhan proses penyelesaian aset.

Baca juga: Eks Karyawan Tak Peduli Kasus Hukum Bos Sritex Sukoharjo, Lebih Pikirkan soal Kurator Urus Pesangon

Lelang Kedua Bertambah, Nilai Masih Dipertanyakan

Memasuki lelang kedua, jumlah kendaraan yang dilepas meningkat menjadi enam unit.

Namun, kendaraan yang dijual berada di kategori harga menengah.

“Lelang kedua ada enam unit, tapi saya tidak melihat total nilainya. Itu mobil-mobil dengan harga menengah. Secara keseluruhan, dua kali lelang ini belum signifikan hasilnya,” jelasnya.

Kondisi ini membuat eks karyawan menilai bahwa proses penjualan aset belum berjalan optimal, baik dari sisi jumlah maupun nilai aset yang dilepas.

Baca juga: 8.475 eks Buruh Sritex Sukoharjo Cemas, Pesangon dan THR Total Rp248 Miliar Tak Kunjung Dibayar

Eks Karyawan Soroti Transparansi Kurator

Selain hasil lelang yang dinilai belum maksimal, eks karyawan juga menyoroti pentingnya transparansi dari pihak kurator.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved