Cari Sepatu dari Kulit Buaya Atau Kulit Ular Piton? di Sini Tempatnya

Beberapa kerajinan lain berbahan kulit buaya, di antaranya ikat pinggang, dompet, dan tas pinggang, juga tampak menarik mata pengunjung.

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUN JATENG/Yayan Isro Roziki
Sepatu berbahan dasar kulit buaya (cokelat) dan sepatu dari kulit ular phyton, produksi Syam Croco, yang dipamerkan di Java Mall 

TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG - Sepatu berwarna cokelat, berkilap, dari kulit buaya menarik mata para pengunjung sebuah stand pameran dalam gelaran Nusantara Craft & Fashion Expo 2017, di Java Mall, Semarang, Jumat (24/11).

Tak hanya sepatu, beberapa kerajinan lain berbahan kulit buaya, di antaranya ikat pinggang, dompet, dan tas pinggang, juga tampak menarik mata pengunjung.

 Satu di antara pengunjung yang tertarik‎ dengan sepatu kulit buaya adalah S. Ricky. Menurut dia, tekstur sepatu kulit buayatersebut terlihat eksotik dan unik.

"Menarik, pengen sih, cuma belum ada anggaran yang cukup untuk menebusnya," kata Ricky, usai memperhatikan kerajinan kulit yang diproduksi oleh rumah produksi Syam Croco, yang berbasis di Sidoarjo, Jawa Timur.

Terlebih, disampaikan, terdapat seperti jalu di ujung dari sepatu tersebut.

Baca: Ingin Pakai Softlens? Perhatikan Hal-hal Penting Berikut Ini

"Khas kulit buaya, ada seperti jalu atau yang bagian kulit belakang buaya yang menonjol, tekstur seperti itu tidak bisa didapat kalau bukan asli kulit buaya," ucapnya.

Pemilik kerajinan kulit bermerk Syam Croco, Syamsudin, mengatakan harga sepatu kulit buaya yang diproduksinya ‎dipatok Rp2,5 juta.

Menurut dia, harga tersebut dinilai wajar, sebab tak semua perajin kulit bisa memproduksi sepatu kulit buaya sepertinya.

Dikatakan, bahan baku kulit buaya ia dapat dari sebuah penangkaran ‎di Papua.

Baca: Kejuaraan Daerah Lion dan Barongsai Bakal Digelar di The Park Mall Solo Baru

"Bahan baku dipasok penangkaran di Papua," ujar dia.

Ditam‎bahkan, selain sepatu, terdapat kerajinan lain berbahan baku kulit buaya, antara lain ikat pinggan dan tas.

Harganya pun bervariasi.

"Ikat pinggang haranya lebih dari Rp1 juta, ada dompet juga seharga Rp750 ribu‎, dan lainnya," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved