Banyak yang Belum Tahu, Ternyata Santa Klaus dan Sinterklas Berbeda
Berbagai sumber menyebutkan, cerita soal Santa Claus yang populer di Amerika Serikat (AS) juga dipengaruhi oleh cerita serupa di Belanda.
Baca: Pengusaha Nasional Sukamdani Sahid Meninggal, Ini 5 Fakta Tentangnya
Piet bertugas membantu Sinterklas membagikan hadiah untuk anak-anak pada 5 Desember.
Lantas bagaimana dengan Santa Claus?
Sebenarnya, Santa Claus juga terinspirasi dari cerita sosok seorang yang dermawan dan suka berbagi.
Berbagai sumber menyebutkan, cerita soal Santa Claus yang populer di Amerika Serikat (AS) juga dipengaruhi oleh cerita serupa di Belanda.
Hal itu merujuk kepada sejarah Kota New York yang dibangun dan dikuasai oleh Belanda pada Abad ke-17. Bahkan, New York saat itu dikenal dengan nama New Amsterdam.
Baca: Wanita Korban Tabrak Lari Tinggalkan 2 Anak, Keluarga Minta Bantuan Warga Facebook Temukan Pelaku
Namun, gambaran Sinterklas di AS tak seperti di Belanda.
Sebab, sosok orang dermawan tersebut digambarkan sebagai seorang kakek yang berasal dari kutub utara.
Perawakannya gemuk, berambut dan berjanggut putih, lengkap dengan mantel tebal, topi musim dingin, dan kantong hadiahnya.
Branding Santa Claus ini semakin melekat di AS berkat kampanye besar perusahaan minuman soda Coca Cola pada 1931.
Seperti dikutip dari The Huffington Post, saat itu Coca Cola mengunakan tokoh Santa dengan baju musim dingin merah-putih untuk mempromosikan produknya.
Baca: Divonis Pidana 8 Tahun Penjara, Andi Narogong: Saya Terima yang Mulia
Hingga kini, Santa pun tersohor dengan baju musim dingin merah-putihnya tersebut.
Kendaraan untuk bepergian pun berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sinterklas_20171221_183947.jpg)