Data Anies Baswedan soal Tunggakan Pajak Mobil Mewah Dipertanyakan

Ia mengatakan, WP yang tidak segera membayar pajak dan yang tidak ditemukan alamatnya didata.

Editor: Daryono
(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (29/11/2017). 

Sebagai contoh, kata Rudy, di data tercantum Bentley B38 JST yang sudah mutasi plat menjadi B 2758 SBN dan membayar pajak sejak 20-an November 2017.

Begitu juga dengan pemilik Ferrari, kasusnya sama seperti itu.

Menurut Rudy, beberapa pemilik mobil mewah yang sudah membayar pajak tetapi namanya masih tercantum sedang berunding untuk melakukan tindakan hukum.

Dasarnya, apakah ini termasuk pencemaran nama baik atau tidak.

Baca: Anies Baswedan Tegaskan Rumah DP Nol Persen Tak Bisa Diperjualbelikan

Tak hanya Rudy, kritik juga dilontarkan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung.

Kritik Lulung dilontarkan setelah anak buahnya yang bernama Andi Firmansyah disebut sebagai pemilik mobil Ferrari California berpelat nomor B 1 RED yang memiliki tunggakan pajak Rp 364 juta.

Lulung mengatakan, Andi bukan pemilik mobil Ferrari itu.

Andi, kata Lulung, kecewa dengan tindakan pemerintah yang mengumumkan data penunggak pajak tanpa konfirmasi.

"Itu justru dia mau nuntut sama negara, kok negara bisa begini ini."

"Orang dia enggak pernah beli mobil mahal, kok enggak (tanya) sama dia."

"Harusnya kalau memang mobil mahal dia dikonfirmasi dong."

"Mungkin orang-orang itu bikin itu pakai jasa kan, (orang) kaya kan," kata Lulung, Jumat lalu.

Baca: Jane Shalimar Merintis Bisnis EO dan Mulai Masuk Dunia Politik

Lulung berharap kejadian yang menimpa Andi tak terulang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved