Viral Video Dugaan Pelecehan Turis di Bali, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana
Untuk diketahui, video dugaan pelecehan terhadap wisatawan asal Manucau City, Selandia Baru, Aneta Barker viral di media sosial.
TRIBUNSOLO.COM, DENPASAR – Aparat Polsek Kuta bergerak cepat untuk mengungkap video dugaan pelecehan terhadap wisatawan Selandia Baru yang sempat viral.
Polisi kemudian memeriksa ARD, pria yang dianggap melakukan pelecehan.
Kapolsek Kuta Kompol I nyoman Wirajaya mengatakan, berdasarkan pemeriksaan polisi, tidak ditemukan adanya unsur pelecehan dalam video tersebut.
“Ucapan itu tak ada dalam video, sudah diperiksa secara berulang-ulang."
"Dari hasil pemeriksaan belum ditemukan adanya unsur tindakan pidana dalam video tersebut,” kata Wirajaya pada Selasa (6/2/2018) di Mapolsek Kuta sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.
Baca: Komisi V DPR RI Tinjau Sejumlah Pembangunan Infrastruktur di Solo
Untuk diketahui, video dugaan pelecehan terhadap wisatawan asal Manucau City, Selandia Baru, Aneta Barker viral di media sosial.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (31/1/2018) lalu.
Baker memposting video pembicaraan antara dirinya dengan salah satu staf hotel di akun Facebook miliknya pada Jumat (2/2/2018) lalu.
Video tersebut kemudian menjadi viral dan mendapat reaksi beragam dari warganet.
Polisi kemudian memeriksa tiga orang saksi.
Dari pemeriksaan terhadap saksi polisi kemudian menahan dan memeriksa ADR (25), staf hotel yang diduga melakukan pelecehan pada Senin (5/2/2018).
Baca: Jalan Utama Selesai Dibangun, Tol Solo-Ngawi Tunggu Pembebasan Lahan untuk Jalan Layang
Menurut Wirajaya, setelah polisi melakukan pemeriksaan, ARD memang mengakui telah mengucapkan kata “blowjob” sebelum Baker merekam obrolan keduanya.
Namun, konteks ucapan tersebut adalah candaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kapolsek-kuta-bali_20180206_202820.jpg)