Viral Video Dugaan Pelecehan Turis di Bali, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana
Untuk diketahui, video dugaan pelecehan terhadap wisatawan asal Manucau City, Selandia Baru, Aneta Barker viral di media sosial.
Obrolan antara keduanya terjadi di lobi hotel.
Bermula dari Baker yang ingin meminta pengembalian uang (refund) sebagian bayaran hotel.
Namun, tidak dapat dilayani pihak hotel.
Dalam obrolan tersebut, staf hotel diduga mengucapkan kata-kata yang dianggap Baker sebagai pelecehan.
Polisi sendiri langsung melakukan penyelidikan begitu video dugaan pelecehan tersebut viral di media sosial.
“Manajemen hotel cukup koperatif, staf yang diduga melakukan pelecehan juga sangat koperatif kepada polisi,” kata Wirajaya.
Polisi sendiri belum menetapkan ARD sebagai tersangka.
Baca: Cuek Dianggap Cari Sensasi, Berikut Fakta-fakta Gila Rencana Pernikahan Angel Lelga-Vicky Prasetyo
Menurut Wirajaya, kasus ini bisa diungkapkan secara tuntas jika pihak yang mengaku sebagai korban dapat dimintai keterangan.
Sementara, Baker sendiri telah kembali ke negaranya.
ARD sendiri kemudian oleh polisi hanya dikenakan wajib lapor.
Selain itu oleh manajemen hotel, ARD telah diberhentikan atas tindakannya tersebut.
“Dia sudah mendapat sanksi diberhentikan oleh pihak hotel,” kata Wirajaya.(Polisi Tak Temukan Unsur Pidana dalam Video Dugaan Pelecehan Turis di Bali) Kompas.com/Kontributor Bali, Robinson Gamar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kapolsek-kuta-bali_20180206_202820.jpg)