HUT Kota Solo, Patung Slamet Riyadi Solo 'Dimandikan'
Tim gabungan terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo
Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 273 Kota Solo dan HUT ke 99 Pemadam Kebakaran, tim gabungan memandikan Patung Slamet Riyadi di bundaran Gladag, Rabu (14/2/2018).
Tim gabungan terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.
"Ini untuk menyambut HUT Kota Solo 17 Februari, HUT Damkar 1 Maret dan kebetulan kata anak zaman now hari ini hari valentine," kata Kepala Damkar Surakarta Gatot Sutanto, Rabu (14/2/2018).
Petugas menggunakan Sky Walker dan Ladder membersihkan lumut yang menempel di Patung Brigjen Slamet Riyadi tersebut.
Baca: Air Mata dan Sandaran Mahasiswa Muslim ke Suster Lili di Tengah Doa Lintas Iman di Yogyakarta
Setidaknya terdapat 5 unit armada "Gajah Merah" dan 1 unit Sky Walker dari Dishub yang dikerahkan untuk membersihkan patung setinggi 10-an meter tersebut.
Pembersihkan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk terima kasih atas perjuangan Slamet Riyadi.
Gatot mengakui beberapa noda bekas oli di patung itu belum dapat dibersihkan.
Pasalnya, masih diperlukan teknik khusus untuk membersihkannya.
Baca: Soloraya Kini Miiliki Sembilan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Berizin
"Tidak cukup digosok saja, harus memakai cairan tertentu," kata dia.
"Memang belum bisa bersih betul, tapi sudah ada langkah baik dengan merawat monumen ini,"ujarnya.
Tak hanya di Patung Slamet Riyadi, tim gabungan juga membersihkan trotoar Jl Jenderal Sudirman sisi barat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/patung-slamet-riyadi_20180214_141948.jpg)