Beragam Gelaran Seni Akan Jadi Paralel Event Launching De Tjolomadoe di Karanganyar
Mulai tanggal 20 Maret 2018 akan diselenggarakan Solo Jazz Society dengan venue di Lapangan Parkir Timur De Tjolomadoe.
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR -Sebagai pre event launching wajah baru eks Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah menjadi De Tjolomadoe, akan diselenggarakan beragam acara pendukung.
Wahyono Hidayat selaku Direktur Utama PT Sinergi Colomadu mengatakan kawasan ini akan diresmikan serta mulai dibuka untuk umum tanggal 24 Maret 2018.
Sebagai paralel eventnya, akan dilaksanakan selama tiga hari, Selasa hingga Kamis 20-22 Maret 2018.
Dengan venue di De Tjolomadoe, yang berlokasi di Jl. Adi Sucipto No.1 Karanganyar, Jawa Tengah.
Baca: Tiket Kereta Api Tujuan Jawa Tengah untuk H-1 sampai H-7 Lebaran Sudah Ludes Terjual
"Agenda De Tjolomadoe terdiri dari beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan baik di area indoor maupun di area outdoor dari kawasan," kata Wahyono kepada TribunSolo.com saat jumpa pers, Selasa (20/3/2018).
Mulai tanggal 20 Maret 2018 akan diselenggarakan Solo Jazz Society dengan venue di Lapangan Parkir Timur De Tjolomadoe.
Acara tersebut akan dimulai pada pukul 19.00 WIB.
Kemudian untuk tanggal 21 Maret 2018 Pameran Fotografi Seni Sketsa Seni Rupa Video.
Baca: Viral di Media Sosial Surat Bulan Minta Kursi Roda, Presiden Jokowi Akan Kabulkan
Pameran tersebut akan diselenggarakan di area indor De Tjolomadoe yakni Stasiun Ketelan pada pukul 09.00 WIB.
Kemudian di tanggal yang sama akan diselenggarakan pertunjukan musik dari Kira Band, bertempat di Lapangan Parkir Timur pada pukul 19.00 WIB.
Dan terakhir pada 22 Maret 2018 akan diselenggarakan sebuah diskusi bertajuk Urip Iku Urup: Arsitektur dan Warisan Budaya.
Pada event ini menghadirkan pembicara Wiendu Nuryanti (Guru Besar Arsitektur dan Pariwisata UGM), Prapto Suryodarmo (Budayawan), David Sagita (Komunitas Heritage Surabaya), Sita Ratih Pratiwi (Soeracarta Heritage Society) serta Yuke Ardhiati (Historian Universitas Pancasila).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/de-tjolomadoe_20180320_141558.jpg)