Pengusaha Solo Peraih Penghargaan Perdamaian PBB Ini Pernah Jadi Sopir Ambulans
Penghargaan ini diserahkan oleh Ban Ki-moon, diplomat asal Korea Selatan dan mantan Sekjen PBB, di sebuah acara di Korea Selatan.
"Mungkin tak jadi," ujar pria yang yakin membantu sesama adalah hal yang harus dilakukan secara ikhlas dan bersungguh-sungguh ini.
"Tetapi pada Januari lalu saya ditelepon pihak RFBF bahwa saya menerima award tersebut."
"Acaranya di Korea Selatan, 7-8 Maret 2018," katanya.
Sampai di Korea Selatan, Sumartono tak langsung serta merta mendapatkan medali.
Baca: Putri Mantan Gubernur Maluku Utara Serahkan Diri Usai Buron Hampir Setahun Terkait Kasus Korupsi
Ia harus berkompetisi dengan 15 orang lain dari sejumlah negara semisal Tiongkok, Amerika Serikat, Italia, dan Perancis.
"Saya menceritakan ke mereka apa-apa saja yang aksi sosial yang saya lakukan selama ini," katanya.
"(Lalu) tanggal 8 Maret, saya mendapatkan medali tersebut," papar Sumartono.
Dirinya mengatakan, sejak kecil memang ingin membantu banyak orang.
Baca: Anak Ini Ditabrak Mobil saat Menyeberang Jalan karena Ibunya Sibuk Bermain Gadget
Hal itu ditambah dengan kematian sang ayah saat Sumartono duduk di bangku SMP.
"Saat itu, saya betul-betul mengalami kesulitan," katanya mengenang.
"Kerja pun tak sukses, karena sulit sekali saat itu mencari pekerjaan karena saya Tionghoa," kata dia.
Lalu saat SMA, dirinya mengikuti Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari).
Baca: Pernikahan Dininya Dulu Hanya Bertahan 2 Tahun, Kini Hidup Harmonis Hampir 1 Dekade dengan Pria Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sumartono_20180329_081924.jpg)