SICF 2018 Jadi Ajang untuk Menjaga Kekayaan Kuliner Solo
Rudy berujar terkait wisata kuliner ini mampu mendatangkan keuntungan bagi pendapatan daerah Kota Solo.
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) 2018 resmi dibuka.
Kegiatan ini dibuka pada Kamis (12/4/2018) malam pukul 21.20 WIB dengan pemukulan lesung tradisional oleh Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo.
"Kuliner menjadi aset bagi Kota Solo sebagai kota wisata kuliner, maka dengan adanya event SICF 2018 dapat menstimulasi produk kuliner Solo lebih eksis lagi," terangnya dalam sambutannya.
Rudy berujar terkait wisata kuliner ini mampu mendatangkan keuntungan bagi pendapatan daerah Kota Solo.
Baca: Prosesi Tebu Pengantin dan Selamatan Giling, PG Tasikmadu Karanganyar Ramai oleh Warga Sejak Pagi
Dihitung dari banyaknya wisata yang masuk.
Selain itu ditambahkan dengan adanya proyek infrastruktur yang saat ini tengah dibangun akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi wisata kuliner di Solo.
"Upaya kami terus bekerja mengoptimalkan potensi wisata kuliner di Solo, karena kuliner sudah masuk menjadi program pengembangan Kota Solo," paparnya.
Konsep Kuliner tempo dulu masih jadi tema utama gelaran yang memasuki tahun kelima ini.
Diketahui, SICF 2018 ada 170 stan yang ikut dalam festival kuliner ini dan 30 persennya UMKM yang mendapat fasilitas gratis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sicf-2017-part-2_20170409_210812.jpg)