Kepala Sekolah SLB C Setya Darma Sambut Positif Adanya Sosialisasi oleh KPU Surakarta

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta mengadakan sosialisasi dan pendidikan lemilih Pilgub Jateng 2018 bagi penyandang disabilitas.

Tayang:
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Penyandang disabilitas saat menunjukkan surat suara, Solo, Jumat (20/4/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta mengadakan sosialisasi dan pendidikan lemilih Pilgub Jateng 2018 bagi penyandang disabilitas. 

Kegiatan sosialisasi diadakan di Sekolah Luar Biasa Kelas C (SLBRC) Setya Darma, Jumat (20/4/2018) siang dan menggandeng komunitas Forum Komunikasi Tuna Netra dan Yayasan Sosial Setia Dharma.

Kepala Sekolah SLB C Setya Darma, Walimin mengatakan pihaknya merasa terbantu sehingga nantinya anak anak mampu menjadi pemilih yang baik.

"Saya senang anak-anak merasa terbantu dengan adanya sosialisasi ini," katanya Jumat (20/4/2018) siang.

Baca: KPU Solo Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pilgub Jateng 2018 bagi Penyandang Disabilitas

Pihaknya juga mengatakan sosialisasi ini merupakan kegiatan ketiga kalinya dari KPU Suarakarta.

"Ya kegiatan ini sangar dibutuhkan bagi anak-anak kita karena anak-anak itu ingatannya itu juga mudah lupa," katanya.

Walimin mengatakan bahwa anak-anak harus selalu dibimbing dan diingatkan agar bisa menjadi pemilih yang baik.

Dalam kegiatan ini, petugas KPU memberikan simulasi melakukan pemungutan suara.

Mulai dari penyerahan undangan, pengambilan surat suara hingga mencoblos di bilik suara.

Sedangkan untuk pencoblosannya, menurut peraturan KPU (PKPU) nantinya penyandang disabilitas bisa didampingi dengan petugas pemungutan suara (PPS) ataupun dari pihak keluarga.

Penyandang disabilitas yang bersangkutan berhak memilih akan didampingi siapa.

Baca: Panwaslu Solo Setujui Penetapan DPT, Tapi Minta KPU Lakukan Pembaruan Rutin

Menurut informasi yang berhasil dihimpun TribunSolo.com, saat ini sudah 78 persen pelaksanaan coklit oleh KPU Surakarta, terdapat 456 penyandang disabilitas dengan berbagai kebutuhan.

Mulai dari tuna daksa, tuna netra, tuna rungu atau tuna wicara, tuna grahita maupun kebutuhan lainnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved