DKK Pastikan Stok Obat-obatan di Solo Aman Jelang Lebaran

Ning, sapaan akrab Kepala DKK mengakui ada keterbatasan jumlah tenaga medis sehingga tidak bisa buka sampai sore hari.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
DOK. TRIBUNSOLO.COM
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih (kanan). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ​ Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo memastikan stok obat-obatan di Kota Solo aman menjelang lebaran 2018. 

“Untuk obat-obatan aman sampai habis lebaran-pun masih aman dan mencukupi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, Sabtu (2/6/2018).

“Semua sudah siap digunakan dan tersimpan sesuai prosedur,” imbuhnya.

Selain obat-obatan, DKK Solo juga akan menyiagakan semua puskesmas di Solo menghadapi arus mudik dan arus balik tahun ini.

Baca: Geledah Gelanggang Mahasiswa Universitas Riau, Densus 88 Amankan Sejumlah Barang di dalam Tas

“Kami punya 17 puskesmas dan itu semua siaga,” kata Ning.

“Ada 4 puskesmas yang akan buka 24 jam, sedangkan lainnya dengan sistem bergiliran,” kata

Adapun empat puskesmas tersebut adalah Puskesmas Gading, Puskesmas Pajang, Puskesmas Banyuanyar dan Puskesmas Sibela Mojosongo.

“Sementara yang lain ada sistem piket mulai pagi sampai siang hari,” terang Ning, sapaan akrab Kepala DKK Solo.

Baca: PD BPR BKK Karangmalang, Sragen, Gelar Pendidikan Bankir Profesional

Ia menginformasikan pada lebaran pertama dan kedua memang puskesmas tutup.

Namun selain dua hari tersebut, pihaknya memberlakukan sistem piket sehingga puskesmas tetap bisa melayani masyarakat.

“Akan ada sistem piket Puskesmas mulai diberlakukan pukul 08.00 WIB-12.30 WIB, petugas akan bekerja secara bergilir,” terangnya.

Ning, sapaan akrab Kepala DKK mengakui ada keterbatasan jumlah tenaga medis sehingga tidak bisa buka sampai sore hari.

Baca: Diresmikan Pekan Depan, Kampung Asian Games Diharap Wali Kota Solo Bisa Jadi Contoh

“Karena ada juga nanti yang bertugas di posko-posko kesehatan di beberapa titik di Kota Solo,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan jika terjadi situasi kegawatdaruratan, masyarakat bisa langsung menuju ke RSUD di Solo.

"Rumah sakit umum daerah (RSUD), akan kami upayakan menjadi lokasi perawatan bagi pasien gawat darurat, jika ada pasien gawat darurat bisa langsung berobat ke sana," kata Ning. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved