Kumpulkan Takmir Masjid se-Solo, Polresta Ingin Masyarakat Ikut Jaga Kamtibmas

Menurutnya, ulama dan takmir masjid merupakan tokoh yang berperan penting dalam menciptakan Kamtibmas

Tayang:
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
MUI Kota Solo dan para takmir masjid se-Solo berkumpul dalam acara buka bersama Polresta Solo di Balai Muhammadiyah, Keprabon, Banjarsari, Solo, Sabtu (9/6/2018) sore 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Solo menggelar acara buka bersama takmir masjid se-Solo di Balai Muhammadiyah, Keprabon, Banjarsari, Solo, Sabtu (9/6/2018) sore.

Hadir dalam undangan adalah Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo.

Dalam sambutannya, Kapolresta mebgajak agar para pengurus tempat beribadah tersebut dapat menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sekitar.

Menurutnya, ulama dan takmir masjid merupakan tokoh yang berperan penting dalam menciptakan Kamtibmas.

Baca: Kerap Tampil Seksi, Apa Jadinya Jika Selvi Kitty Berbusana Muslim Tertutup? Yuk Intip Fotonya

Ia berharap selanjutnya para tokoh yang dimaksud untuk menyampaikan kepada jemaah masing-masing masjid agar ikut nenjaga situasi aman dan kondusif kota.

Ribut juga berpesan agar ulama dan takmir mengingatkan jemaah untuk tak terpengaruh politik praktis di masjid.

Pasalnya, kata dia, masjid bukanlah tempat berpolitik melainkan tempat beribadah.

"Mohon untuk diingatkan kepada jemaah masjid agar pintar memilih dan memilah, gunakan masjid seusai dengan fungsinya, untuk stabilitas Kambitbmas," ujar Ribut.

Baca: Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Warga Indonesia Ditolak Pihak Imigrasi Singapura

Tak hanya itu, Kapolresta juga berharap agar masyarakat juga pintar membedakan berita hoax atau berita bohong yang beredar luas melalui media sosial.

Pihaknya menganggap beredarnya berita hoax dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua panitia acara, Wakid Ismanto, menyampaikan terima kasoh atas keterlibatan Polresta Solo dalam acara ini.

Baca: Depresi Lantaran Tak Naik Kelas, Siswa SMP di Kediri Nekat Panjat Menara Setinggi 44 Meter

Wakid juga mengaku mendukung imbauan Kapolresta kepada ulama terutama para takmir masjid untuk menjaga Kamtibmas.

"Kita jaga bersama Kamtibmas, terlebih takmir masjid sebagai ujung tombak menyampaikan kepada masyarakat menjaga situasi aman di masing-masing lingkungan," paparnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved