Tim Observatorium Bosscha Lakukan Pengamatan Hilal di Lembang

Pengamatan akan dilakukan menjelang sore hari hingga Bulan terbenam guna memverifikasi interpretasi data astronomis posisi Bulan

Tayang:
KOMPAS.com/AGIEPERMADI
Salah satu pengunjung tengah mencoba melihat langit melalui teleskop zeiss, yang merupakan salah satu teleskop di observatorium bosscha. 

Konjungsi ditetapkan sebagai batas astronomis antara bulan yang sedang berlangsung dengan bulan berikutnya dalam sistem kalender lunar.

Baca: Sebulan Nikahi Greg Nwokolo, Kimmy Jayanti Unggah Video Naik Mobil Mewah Bareng Suami

Pada saat konjungsi, Matahari, Bulan, dan Bumi dalam konfigurasi segaris sehingga Bulan berada pada fase Bulan mati diamati dari permukaan Bumi.

"Peralihan bulan dalam kalender Hijriyah menjadi menantang ketika kita masukkan faktor “melihat” atau “sighting” bulan sabit setelah konjungsi terjadi sebagai kriteria," katanya.

Menurutnya, teramatinya bulan sabit muda yang tipis secara astronomis merupakan kombinasi dari banyak faktor penentu, antara lain, posisi relatif Bulan terhadap matahari dari posisi tertentu permukaan Bumi, usia Bulan, porsi kecerahan Bulan (iluminasi), dan tentu saja kondisi langit dan cuaca di sekitar horison. (Kompas.com/Agie Permadi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kamis Sore, Tim Observatorium Bosscha Lakukan Pengamatan Hilal di Lembang"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved