Kiat dari Ahli Agar Hubungan Romantis Kita Tetap Bahagia, Bisa Ditiru

Tidak dapat disangkal, membuat dan menjaga hubungan yang bahagia dan sehat itu sulit.

Grid.ID
Pasangan 

TRIBUNSOLO.COM - Ketika menyangkut hubungan, sebagian besar dari kita mengikutinya alias merasakannya sesuai alur (let it flow).

Kita senang dengan tahap awal cinta, apalagi saat sedang berbunga-bunga, tetapi semakin dekat kita dengan pasangan, bagian pribadi mulai merayap masuk dan bisa saja kita merasakan penarikan emosional, konflik batin hinggakebosanan.

Tidak dapat disangkal, membuat dan menjaga hubungan yang bahagia dan sehat itu sulit.

Tetapi ada bidang penelitian yang berkembang mengenai relationship, sehingga dapat membimbing agar mencapai hubungan paling sehat dan paling bahagia, tapi tak lupa mengetahui bagaimana membuat hubungan yang lebih baik menjadi sangat lebih baik.

Seperti yang kita tahu, cinta dan relationship lekat kaitannya dengan empati, positif dan hubungan emosional yang kuat, sehingga mendorong hubungan yang paling bahagia dan sehat.

Lalu bagaimana kiat menjaga hubungan yang sehat dan bahagia?

Mempertahankan koneksi emosional yang kuat

“Hal terpenting dan sangat menonjol dalam semua psikologi perkembangan, psikologi sosial, dan pekerjaan laboratorium kami dalam 35 tahun terakhir adalah bahwa rahasia untuk hubungan yang penuh kasih dan menjaga mereka tetap kuat dan bersemangat di atas tahun, jatuh cinta lagi dan lagi, adalah respons emosional,” kata Sue Johnson, seorang psikolog klinis di Ottawa dan penulis 'Hold Me Tight: Seven Conversations for a Lifetime of Love'.

Respons itu, secara singkat, yaitu tentang mengirim isyarat dan meminta orang lain untuk menanggapi.

"Setiap pasangan memiliki perbedaan. Apa yang membuat pasangan tidak bahagia adalah ketika mereka memiliki pemutusan hubungan emosional dan mereka tidak bisa mendapatkan perasaan aman atau aman dengan orang ini," lanjut Johnson.

Untuk menumbuhkan respons emosional dengan pasangan, Johnson memelopori terapi Emosional, dimana pasangan belajar untuk terikat melalui percakapan yang mengekspresikan kebutuhan dan menghindari kritik.

“Pasangan harus belajar bagaimana berbicara tentang perasaan dengan cara yang membuat orang lain lebih dekat,” kata Johnson.

Menjaga hal-hal positif

Menurut Carrie Cole, direktur penelitian untuk Gottman Institute, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk penelitian pernikahan, pelepasan emosi dapat dengan mudah terjadi dalam hubungan ketika pasangan tidak melakukan hal-hal yang menciptakan kepositifan.

"Ketika itu terjadi, orang-orang merasa seperti mereka hanya bergerak semakin jauh dan terpisah sampai mereka bahkan tidak saling kenal lagi," kata Cole.

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Tags
Ottawa
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved