Sejumlah PSK di Pasuruan Kocar-kacir saat Dirazia Petugas, Sampai Ada yang Mencebur ke Sungai
Dia menjelaskan, dalam pemeriksaan kesehatan sementara, dari delapan, ada satu PSK yang positif mengidap HIV/AIDS.
TRIBUNSOLO.COM, PASURUAN - Delapan perempuan yang disinyalir Pekerja Seks Komersial (PSK) berhamburan saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang.
Delapan PSK ini diciduk dari sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan.
Namun, sasaran utama razia kali ini berada di wilayah Pasuruan bagian timur.
Dalam razia kali ini, Satpol PP menyisir sejumlah warung remang-remang.
Baca: Seorang WNA Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Eksekutif Nusukan Solo
Namun, sepertinya info razia ini bocor.
Sehingga, saat petugas datang banyak PSK yang sudah berlarian meninggalkan warung.
Untungnya, petugas dengan cepat berlari mengejar para PSK yang berlari masuk ke area sawah ini.
Bahkan, ada yang nekat menceburkan dirinya ke sungai.
Tujuannya ingin menjauh dari petugas.
Baca: Hasil Survei LSI, Tiga Nama Ini Berpotensi Jadi Lawan Tangguh Jokowi di Pilpres 2019
Apesnya, petugas yang dikira PSK tidak akan mengejar masuk ke sungai justru ikut masuk ke sungai.
PSK yang mayoritas tidak bisa berenang langsung ditangkap dan dibawa naik ke atas.
Kasatpol PP Yudha Tri Widya Sasongko mengatakan, razia ini berdasarkan laporan masyarakat yang kesal dengan keberadaan PSK yang menjajakan diri di warung rujak yang berubah menjadi warung remang-remang.
"Karena itu, kami amankan mereka."
"Kami tangkap mereka dan gerebek mereka."
"Saat ini kedelapan PSK sedang kami periksa dan data di Kantor," katanya, dikutip TribunSolo.com dari Surya.co.id.
Baca: Penetapan Bupati-Wakil Bupati Karanganyar 2018-2023 Akan Dilakukan pada 23 Juli 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/psk-pasuruan_20180710_170122.jpg)