Musim Haji 2018
Ini Maksud Gelang Berwarna Terang Menyala yang Dikenakan oleh Beberapa Jemaah Calon Haji
Untuk memudahkan panitia penyelenggara haji dalam memantau kesehatannya, diterapkanlah sebuah system yang cukup unik.
Penulis: Bobby Wiratama | Editor: Galuh Palupi Swastyastu
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bobby Wiratama
TRIBUNSOLO.COM - Suasana begitu padat tampak menghiasi pendapa Balaikota Surakarta pada hari Sabtu (28/07/2018).
Usut punya usut, pihak pemerintah kota Surakarta tengah melepas para jemaah calon haji.
Pemkot Surakarta memberangkatkan jemaah calon haji kloter 38,39, dan 40.
Kloter yang berangkat dari Balaikota pada Sabtu pagi telah berangkat ke tanah suci pada hari Minggu (29/07/2018).
Dari sejumlah info yang didapatkan dari jemaah calon haji, mereka terbang menuju Arab Saudi pada pukul 06.45 WIB.
Sebelum keberangkatan, seluruh jemaah calon haji ini akan melalui beberapa tahapan di asrama Donohudan.
Tahapan yang dimaksud di antaranya adalah pengecekan kondisi kesehatan dan juga pembagian paspor.
Kesehatan para jemaah calon haji menjadi faktor penting yang jadi sorotan.
Apalagi setelah istitha'ah atau syarat kesehatan yang diwajibkan oleh pemerintah kian ketat.
Tak cukup sekali, para Jemaah calon haji harus menjalani 2 kali pemeriksaan kesehatan.
Satu kali dilaksanakan jauh sebelum masa keberangkatan dan satu lagi dilakukan menjelang keberangkatan.
Hal ini pula yang dilalui oleh Bambang Legowo (47).
Setelah menjalani tes kesehatan, Bambang menjadi tahu mengetahui apa yang perlu dipersiapkannya jelang beribadah haji.
Salah satunya adalah kandungan gula darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gelang-jingga-yang-dikenakan-jemaah-calon-haji_20180730_091409.jpg)