Lewat Tari Purba, Anak Muda Jatiyoso, Karanganyar, Ceritakan Sejarah Keberadaan Api

Saat tampil di Pawai Pembangunan HUT ke-73 RI, Senin (20/8/2018), mereka menyuguhkan tari purba kepada masyarakat.

Tayang:
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Karang Taruna Dusun Josari, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, menampilkan tari purba di Pawai Pembangunan HUT ke-73 RI Kabupaten Karanganyar, Senin (20/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Seni tari tidak hanya menampilkan keindahan gerak tubuh.

Ada pesan atau cerita yang ingin disampaikan seorang penari atau kelompok tari kepada masyarakat.

Seperti yang dilakukan anak-anak muda dari Dusun Josari, Desa Wonorejo, Kecamatan jatiyoso, Karanganyar.

Saat tampil di Pawai Pembangunan HUT ke-73 RI, Senin (20/8/2018), mereka menyuguhkan tari purba kepada masyarakat.

Penukaran Kartu GPN di Solo Sasar Banyak Sektor

Mengenakan karung kopi bekas, mereka sesekali berputar dan seolah saling berebut batu di ruas Jalan Lawu, Karanganyar, yang menjadi lintasan peserta pawai.

"Kita ingin menceritakan kepada orang bagaimana kita dahulu menemukan api."

"Awalnya dari batu, kemudian kita saling berkelahi dengan teman-teman untuk memperebutkan batu," kata Bejo, ketua Karang Taruna Dusun Sumbuh.

Dalam zaman purba dahulu, api dianggap bisa tercipta jika dua batu saling digesekkan.

Menurut Bejo, ide dan gerakan tari purba ini diciptakan dan dikreasikan sendiri oleh anggota Karang Taruna.

Sementara karung kopi bekas, kata Bejo, dibeli dari Solo.

Tari Purba melibatkan 30 orang laki-laki.

Atalarik Syach Unggah Foto Bersama Desy Ratnasari, Warganet Kompak Ungkit Masa Lalu

Sebenarnya, perempuan boleh ambil bagian dalam kelompok tari purba ini.

"Tapi karena kita datang jauh dari Jatiyoso, kita tidak mengajak para perempuannya," kata Bejo.

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved