Umuh Muchtar Curiga Ada Orang di PSSI yang Ingin Hancurkan Persib Bandung

Umuh Muchtar menjelaskan, saat ini Persib Bandung tengah menempuh langkah banding kepada Komisi Banding (Komding) PSSI.

Editor: Hanang Yuwono
ALVINO HANAFI/ BOLASPORT.COM
Manajer Persib Bandung, Haji Umuh Muchtar sebelum laga Persib Bandung vs Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (13/9/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menaruh rasa curiga atas sanksi berat yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI kepada timnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan begitu saja menerima keputusan yang dinilainya ganjil.

Umuh Muchtar menjelaskan, saat ini Persib Bandung tengah menempuh langkah banding kepada Komisi Banding (Komding) PSSI.

Alasannya, sejumlah sanksi yang dijatuhkan oleh Komdis PSSIdinilai janggal dan sangat merugikan tim.

Sebagai informasi, merujuk pada Pasal 119 Kode Disiplin PSSI, Persib memang memiliki hak untuk mengajukan banding.

OTT Pejabat Daerah di Pasuruan, KPK Amankan Uang Rp 120 Juta

"Kami sangat dirugikan oleh keputusan ini, bukan hanya Persib saja, tetapi masyarakat Jawa Barat, bobotoh sangat dirugikan."

"Sudah masuk (surat banding)," kata Umuh Muchtar.

Apabila proses banding yang ditempuh manajemen tidak membuahkan hasil, Umuh mengaku curiga ada segelintir orang di dalam tubuh PSSI yang ingin menghancurkan tim berjulukan Maung Bandung tersebut.

"Carilah keadilan yang benar jangan karena nafsu, karena saking inginnya menghacurkan Persib, saking nafsunya untuk membubarkan Persib," ujar Umuh.

FEDEP Dorong UMKM di Kota Solo Bisa Go Online

"Karena mungkin tahun ini seharusnya bukan Persib yang juara, seperti itu kan."

"Mungkin karena Persib tidak terprediksi sama mereka, ternyata Persib naik, mereka kaget, itu saja kecurigaan saya," ucapnya menambahkan.

Sanksi Komdis PSSI untuk Persib Bandung tersebut dilampirkan dalam surat PSSI nomor 133/L1/SK/KD-PSSI/X/2018, tertanggal 1 Oktober 2018, tentang tingkah laku buruk suporter.

Sejumlah pelanggaran yang dimaksud yakni, suporter Persib melakukan intimidasi kepada ofisial Persija pada saat MCM (pertemuan teknis), melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas sebelum laga.

Sore Ini, Tim Kampanye Jokowi-Maruf Amin Kirim Buku Sejarah Cut Nyak Dien untuk Hanum Rais

Komdis juga menilai, panitia penyelenggara (panpel) pertandingan gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap suporter yang datang menonton.

Terkait dengan pelanggaran ini, Komdis PSSI memutuskan memberikan hukuman kepada tim beralias Maung Bandung itu berupa sanksi pertandingan kandang di luar Pulau Jawa tanpa penonton sampai akhir musim 2018.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved